November 23, 2009

Saat kita berada di zona negatif ..

Hi, inget ga yaa waktu kita sekolah dulu? Kita pernah mengenal sumbu X dan Y, dimana sumbu X itu posisinya menuju ke kanan dan sumbu Y menuju ke atas. Dua duanya memiliki unsure positif. Lalu bagaimana jika kedua unsure itu belum sepenuhnya memiliki karakter positif? Nah, ini lho sedikti sharing yang mudah2an bisa dicerna ama kalian semua. Tapi, di sini aku hanya berbicara soal unsure X yang di dalamnya ada sisi kanan (+) dan sisi kiri (-)

Manusia itu sebetulnya memiliki salah satu unsure yang tidak dapat dipisahkan, Yaitu kebutuhan dan keinginan. Mana sih menurut lu yang harus lebih diutamakan? Pastinya kebutuhan donk yaa.. kita kan butuh makan, butuh mandi, butuh uang, butuh tempat tinggal, butuh pakaian dll. Lalu apa yang menajdi keinginan? Yaaa…seperti pengen punya mobil, pengen punya tivi, motor, pengen liburan ke luar negeri dan masih banyak keinginan keinginan lainnya yang masih membutuhkan kerja keras kita agar dapat memenuhi itu semua. Kalu berbicara soal kebutuhan udah pasti deh semuanya itu positif, karena semua sesuai dengan tempatnya, tapi kalu berbicara soal keinginan, jelas ada yang positif ada juga yang negative.lalu kenapa yaaa sebuah keinginan itu bisa menjadi negative?

Nah, keinginan itu berkaitan dengan sebuah perilaku atau usaha, iya kan? Ibarat air minum, kalau kita haus, masa iya air minum itu tiba2 datang sendiri ke kita. Betul kan? Nah, oleh karena itu kudu usaha donk. Tapi hari gini nih yaaa masih aja ada orang yang susah banget untuk bergerak alias usaha, keinginannyaaa aja banyak, tapi ko ga mau usaha, semua pengen di rubah… pengen merubah nasib lah, pengen kehidupan lebih baik lah..dll, tapi ko engga melakukan apapun. Itulah yang menjadikan sebuah keinginan bisa memiliki unsure negative. Negativenya seperti apa? Yaaaa, misalnya seperti banyak alesan, pesimis, sehingga dengan begitu terjadilah pengkerdilan semangat atau dengan kata lain disebut juga MALAS. Karena hal2 tadi, kamu jadi merasa apa yang kamu lakukan seolah ga ada artinya, apa yang kamu lakukan sepertinya ga menghasilkan apa, semua jadi berasa serba kekurangan dan banyak juga yang secara tidak sadar jadi kurang bersyukur pada karunia Allah Swt. Hhhmmmmm….Tapi itu semua pilihan ko, dan setiap orang bebas kan ya menentukan pilihannya masing2.

Coba deh pikirn lagi, mau berubah ga? Jawabnya pati mau, tapi apakah sudah siap tempur belum? Jawabannya “belum semua mau”, karena pada kenyataannya perasaan, pikiran dan tindakan itu kadang berbeda2. Kalu pikiran dan perasaan sudah sinkron…tinggal tindakan donk yaaa…heheheh…bisa ga tuh nguasain yg namanya bertindak. Minimal kalu kita sudah memiliki unsure negative dalam sumbu X, sebelum menuju sumbu X yang positif, ditengah2nya kan nada titik nol tuh… yaa kembalikan dulu deh kesitu, lebih baik di titik nol kan daripada minus terus, apalagi kalu minusnya sudah mencapai minus yang 10 ke atas, duuuuhhh… amit2 deh *sambil ngetok2 meja nih….

Jadi, ketika kita kembali ke titik nol dalam sumbu X, cobalah gunakan indera vital kita sebagai manusia, yaitu mata dan telinga. Karena dengan mata kita bisa melihat segala yang ada di muka bumi ini, sehingga kita bisa lebih berpikir realisitis berdasarkan keyakinan kita apa yang harus kita kerjakan, istilahnya, kalu kamu pengen yang namanya 42 juta sebulan dan mobil crv, yaaa kejar donk, usaha dan bertindak tanpa menyerah. sedangkan telinga.. kita bisa mendengar apapun di sekeliling kita, termasuk suara hati kita dalam melakukan sesuatu, sehingga kita bisa bertindak berdasarkan nurani kita dengan berdasarkan kepada keyakinan kita masing.

So, apakah kamu akan terus berada di zona negative, atau akan bergerak menuju arah yang lebih positif? Pilihan ada di tangan kamu sendiri, tapi inget ya pren… semua itu ada sebab akibat. Kalu kamu membiarkan diri berlarut2 dalam unsure X (-) alias negative, tau sendiri donk akibat dari itu semua… mungkin ga akan terasa sekarang atau bahkan ga keliatan…. Hanya saja jangan biarkan itu semua lama2 menjadi bukit… baru deh kerasa tuh, semoga engga deh yaaa…


Postingan diambil dari sahabat luar biasaku, Mira Ayank Sahid

Mario Teguh Golden Ways 22 November 2009 : Menjadi Bintang Bagi Negeriku

Program MTGW kali ini adalah edisi spesial. Pada episode ini, dihadirkan tamu spesial; yaitu Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Bp. Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD. Dalam kesempatan ini banyak pelajaran berharga yang di share oleh Bapak Mahfud MD. Berikut resume lengkap yang bisa kami catat:

Banyak orang memimpikan menjadi bintang, tetapi tidak setiap orang berkesungguhan menjadi bintang. Yang menjadi alasan bagi sebagian masalah dalam kehidupan kita adalah besarnya rentang antara yang kita lakukan dan yang benar2 yang bisa kita lakukan.

Kalau pekerjaan Anda hanya menggunakan 5% dari seluruh potensi Anda, jangan harapkan kehidupan yang 100% nilainya. Banyak orang menunda bekerja keras, dia akan bekerja keras kalau nanti digaji lebih, kalau bekerja diperusahaan yang lebih baik dsb. Ada juga yang menyimpan tenaganya kalau atasannya lebih baik.

Mengapa Kita menggunakan standar yang rendah sebagai pembatas bagi pertumbuhan Kita?. Kita bicarakan sekarang mengenai kekuatan yang menjadi bukti dari semangat; yaitu disiplin. Disiplin adalah jalan kebesaran pribadi. Seseorang yang malas tetapi sudah disiplin untuk bekerja, akan rawe2 rantas malang2 putung bekerja. karena orang2 yang hebat adalah yang bisa menjaga sebaik-baiknya sikap dalam seburuk-buruknya keadaan.

Bukti adanya suatu kepemimpian yang baik adalah sungai yang bersih. Tidak mungkin seorang pemimpin yang kuat dan berkuasa mengijinkan tanda kesurgaan kita didunia ini kotor.

Surga itu dipimpin oleh Tuhan, itu sebabnya sungai2 yang mengalir dibawahnya itu indah. Hanya kita yang membiarkan sungai2 kotor itu mengalir didepan kantor2 kenegaraan. Maka bukti kepemimpinan itu baik, adalah sungainya bersih. Karena sungai itu separuh dari tanah air, apa mungkin sungai itu akan bersih kalau tanahnya dibiarkan kotor?. Maka jadilah pemimpin yang sebetulnya, yang memelihara alam.

Mahfud MD:
Orang menganggap bahwa saya ini sukses, tetapi sebenarnya memang inilah seharusnya yang saya capai. Karena sejak kecil, saya dibiasakan hidup untuk selalu terarah.

Disiplin itu bukan hanya tepatnya waktu, tetapi apa yang dipikirkan untuk kita capai, harus menjadi orientasi dari setiap langkah kita. Itu sebabnya saya tidak mau tersandera dari tujuan yang akan saya capai itu. Misalkan, saya menjadi Hakim ini harus menegakan kebenaran dan keadilan, saya tidak boleh tersandera misalnya dengan terlanjur menjanjikan sesuatu kepada seseorang. Atau saya mendapatkan sesuatu secara tidak sah, orang akan menyandera saya. Orang ini akan mendikte saya dalam pengambilan keputusan dalam kasus peradilan. Itulah sebanya saya selalu menjaga dari penyanderaan2 ini.

MT:
Orang yang jalannya lurus akan lebih cepat sampai. Dan nurani kita akan berbunyi kalau kita tidak lurus.
“Kalau mau jadi raja jangan pikirkan yang lain”
Seperti yang Pak Mahfud sampaikan, yang kita inginkan; pikirkan itu, dan itu menjadi kunci menuju kebesaran pribadi yang dijamin dengan disiplin yang kuat.

Mahfud MD:
Saya selalu berusaha untuk berbuat lurus.
Memberikan ide terhadap lingkungan sekitar, dan kita sendiri konsekuen dengan gagasan itu. Tidak bisa Kita mengatakan sesuatu, dan sebetulnya Kita bisa melakukannya sendiri, tetapi kita tidak melakukannya, melainkan hanya menyuruh orang lain. Sikap konsekuen ini akan menimbulkan kepercayaan kepada orang lain, sehingga apapun yang kita katakan berpengaruh.

Bahkan kadangkala orang lain ketika akan melakukan sesuatu itu, harus menunggu Kita terlebih dahulu yang melakukan. Karena orang sangat percaya kepada kita, sehingga orang menjadikan kita sebagai referensi dalam banyak hal. Hal ini hanya akan terjadi kalau kita sejak awal selalu konsekuen dalam setiap langkah kita.

MT:
Mahfud MD yang muda mengangkat beberapa orang untuk naik dalam lingkungannya yang kecil, sampai dia dipercaya lingkungannya yang besar untuk dipimpin. Beliau waktu itu mengangkat lebih banyak orang dalam jabatannya. Jadi beiau memperbesar lagi wilayah pelayanannya. Sehingga beliau dipercayai untuk memimpin yang lebih besar.

Mahfud MD:
Indonesia kalau diibaratkan sebuah hotel, jika dilihat dari segi kekayaannya selevel bintang 5 atau bahkan lebih. Tetapi kalau dilihat dari segi managemen-nya; bukan management hotel bintang 5, tetapi managemen hotel melati.

MT:
Resources kita itu sudah sedemikian kaya. Banyak negara yang tidak sekaya kita bisa membangun dengan baik. Jadi kendala negara kita adalah masalah pengelolaannya.

Mahfud MD:
Dalam managemen desain mental. Saya selalu menghadapai itu dengan tenang. Dicerna dulu masalah yang kita hadapi, baru kita sikapi. Adakalanya kita dihadapkan pada kondisi, yang mengharuskan kita menghadapinya dengan keras, tetapi adakalanya kita juga harus menghadapinya dengan tenang dan santai. Sehingga kita lihat terlebih dahulu situasinya saja. Dari sini kita bisa menentukan sikap apa yang harus kita ambil, sikap keras, sikap santai atau harus dibiarkan saja.

MT:
Kalau dalam bahasa tukang kayu. Tukang yang mempunyai alat-nya hanya palu, dia akan memperlakukan segala sesuatu seperti paku. Jadi jangan gunakan satu alat untuk berbagai keadaan.

Mahfud MD:
Kita itu akan berkesempatan menjadi bintang kalau suasananya sedang kacau balau. Kalau sudah terang benderang, dan bintangnya sudah banyak, kebintangnya tidak akan begitu kelihatan.

Maksudnya bukan berarti saya berharap negara ini tetap kacau balau, sehingga kita kelihatan menjadi bintang, tetapi kalau situasi sedang kacau dan tidak menentu, kemudian kita tampil disitu dengan solusi dan penuh integritas, serta penuh ketulusan, saya kira dengan sendirinya akan menjadi bintang. Meskipun saya tidak pernah merasa menjadi bintang.

Mahfud MD:
Apakah liberalisme itu sebaigai alat untuk kesejahteraan rakyat?, sudah pasti tidak. Karena pancasila itu mengkonsepkan untuk menolak liberalisme atau individualisme, tetapi juga bukan komunisme. Disinlah bertemu antara perlindungan hak2 individu dengan kepentingan hajat hidup orang banyak.

Memang tidak mudah penerapannya dalam kehidupan nyata, dalam prakteknya suatu pemerintahan itu kadang bergeser ke kiri, condong ke liberalisme dsb. Tetapi kita bisa menemukan titik temu diantara itu, dan hal ini bisa tidak menimbulkan masalah, manakala para pemimpinnya itu menyelenggarakannya dengan niat yang baik. Sehigga jika terpaksa kekanan itu bukan sesuatu yang harus disengaja, atau jika terpaksa ke kiri, itu hanya kebutuhan situasi.

Perihal munafik. Memang banyak pemimpin kita itu mempunyai sifat munafik. Munafik itu artinya berbeda mengenai apa yang dilakukannya dengan apa yang dikatakan. Tetapi saya masih yakin, banyak pemimpin2 kita ini yang munafik karena terpaksa.

Munafik karena terpaksa itu adalah kemunafikan yang timbul karena struktur. Misalkan sebetulnya dia itu orang baik, tetapi atasannya tidak baik, sehingga kalau dia tidak mengikuti atasannya karir dia bahaya, keluarga diapun dalam bahaya, sehingga dia terpaksa untuk munafik.

MT:
Hubungan antara iman dan harga diri, yang paling sederhana adalah kalau kita itu kekasih Tuhan, apa yang tidak akan Tuhan lakukan untuk kita sebagai kekasihnya?. Jadi kalau ingin menjadi pribadi yang harganya tinggi, pandangannya dihormati orang, kata2nya didengarkan, prilakunya diteladani; itu kita harus menjadi pribadi yang prilakunya sedekat mungkin dengan kepemimpinan yang diinginkan Tuhan.

Mengenai keadaan sekarang, kita sebagai bangsa Indonesia, harus bisa membedakan dua hal. Yang senang melihat pemimpin jatuh itu politisi, negarawan ingin menyelamatkan negara. Jangan korbankan kemuliaan negara, hanya karena keinginan kita untuk berkuasa, atau paling tidak orang tidak berkuasa. Cari jalan baiknya, hentikanlah proses untuk mencari siapa yang salah, lalu berfokus apa yang bisa kita lakukan lebih baik.

Mahfud MD:
Karakter itu bisa jadi ada kaitannya dengan budaya. Dan ada yang mengatakan bahwa budaya kita itu budaya korup. Hal ini adalah sesuatu yang tidak bisa kita percaya. Karena kalau kita percaya bahwa ini budaya kita, berarti ini sulit untuk diperbaiki keculai kita harus menunggu dalam waktu yang cukup lama. Karena kalau budaya itu akan terjadi secara terus menerus.

Ternyata dalam penelitian yang pernah saya lakukan maupun orang lain lakukan, hasilnya tidak demikian. Pada suatu penelitian yang dilakukan oleh ‘Sebastian Pompe’ tentang Mahkamah Agung misalnya, Indonesia itu sebetulnya tidak mempunyai budaya korup. Korupsi itu baru timbul sejak 1974 di pengadilan itu. Dan sesudah saya buktikan ternyata benar, kalau berjalan mundur dari 1974, 1973, 1972 sampai 1945 korupsi itu tidak ada, mafia peradilan seperti sekarang itu tidak ada.

Hasil penelitian saya, di tahun 1950-an kita itu tidak punya karakter seperti itu. Pengadilan itu pada umunya bersih, paling ada korupsi kecil2, seperti di kantor orang mengambil kertas, karena anaknya di sekolah memerlukan kertas. Tetapi kalau yang korupsi sekarang ini, adalah korupsi karena serakah, bukan karena orang miskin.

Jadi kalau kita berkaca pada tahun 50-an, mental korupsi ini hanya bisa diselesaikan kalau kita punya pimpinan yang tegas dan punya integritas yang bersih. Dirinya sendiri ketika untuk mendapatkan jabatan juga harus bersih, sehingga tidak harus mebayar apapun, dan tidak bisa ditekan oleh siapapun ketika dia menjabat.

Mahfud MD:
Marilah kita menjadi manusia, seperti yang diperintahkan oleh Tuhan. Manusia itu punya hati, yang digunakan untuk memahami dan melaksanakan kebenaran. Manusia juga punya telinga, digunakan untuk mendengarkan kebenaran. Dan punya mata, digunakan juga untuk melihat kebenaran.

Kata Tuhan, kalau manusia punya hati yang tidak digunakan untuk menerima kebenaran, punya mata yang tidak digunakan untuk melihat kebenaran, dan punya telinga yang tidak digunakan untuk mendengar kebenaran, maka manusia ini ibarat binatang. Oleh sebab itu untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, mari kita bangun diri kita menjadi manusia yang benar, jangan hanya menjadi seperti binatang.

MT:
Bagi orang yang disiplin, semangat itu sesuatu yang bisa diabaikannya. Karena seoarang yang disiplin mempunyai keteraturan. Kekuatan didalam keteraturan itu untuk menjadikan dirinya sebesar yang dia inginkan.

Disiplin adalah jalan kebesaran pribadi, dan displin yang utama dalam kehidupan ini adalah setia kepada yang benar. Hanya orang yang berada dalam kebenaran yang hidupnya benar, yang menjadi pribadi yang dimuliakan Tuhan dan sesama.

Anjurannya:
Setialah pada yang benar, maka dahulukanlah keteraturan melakukan sesuatu yang berguna dan menguntungkan orang lain. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

November 19, 2009

Kata SAFIR SENDUK mengenai MLM

Cia copas dari tabloidnova konsultasi mengenai bisnis jaringan pemasaran oleh Bp. Safir Senduk, bisa disebarluaskan niiiiii sangkut pautin sama Oriflame tentunya yakks..
-------------------------------------------------------------------------------------
Pak Safir yang terhormat,

Saya seorang ibu rumah tangga. Saya baru saja membaca tulisan Bapak tentang
bisnis jaringan pemasaran, dan saya sangat tertarik sekali membacanya. Tapi kok,
saya sering melihat ada banyak teman saya gagal menjalankan bisnis seperti itu.
Saya juga berpikir, apakah saya bisa menjalankan bisnis seperti itu? Bisnisnya
sih menarik, tapi ini lho, waktunya. Sebagai ibu rumah tangga yang punya dua
anak yang masih kecil, apa saya bisa menjalankan bisnis seperti yang Bapak
ceritakan?

Terus ada satu lagi. Ketika saya menunjukkan artikel Bapak kepada suami saya,
dia mengatakan bahwa bisnis seperti itu bagus, tapi bisnis itu hanya biasa
dijalankan oleh orang-orang dari kalangan ekonomi tertentu saja. Mungkin karena
suami saya merasa bahwa dia sudah berkecukupan barangkali ya? Saya sendiri cukup
tersinggung mendengarnya. Memang sih, sampai saat ini kami sekeluarga hidup
berkecukupan. Tapi apa salahnya kami menjalankan bisnis itu? Sepanjang itu halal
enggak apa-apa kan Pak Safir?

Mohon tanggapannya dan terima kasih banyak. Mudah-mudahan Pak Safir bisa terus
memberikan informasi tentang bisnis-bisnis seperti ini sehingga orang seperti
saya bisa semakin terbuka pikirannya tentang adanya peluang-peluang untuk bisa
mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
N di Jakarta

JAWABAN :


Ibu N di Jakarta,

Senang sekali saya bisa mendapatkan surat dari Anda. Sebetulnya, kalau bicara
apakah bisnis jaringan pemasaran itu bagus atau tidak, jawabannya jelas, bisnis
itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat
tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu
mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik.

Namun demikian, walaupun banyak orang sudah tahu bahwa bisnis seperti itu bagus,
masih saja ada mitos-mitos hal yang menghambat mereka untuk menekuninya. Di
bawah ini saya akan menjelaskan beberapa di antaranya, dan bagaimana tanggapan
saya terhadap keberatan-keberatan tersebut.

1. Banyak orang yang tidak berhasil dalam bisnis ini
Betul. Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis ini, tapi hal ini juga
terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Buktinya, banyak juga kok orang yang
berhasil menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Masuknya Anda dalam bisnis
jaringan pemasaran bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda
hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya,
banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil
tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil.

Jadi, ketidakberhasilan juga terdapat di bisnis apa pun. Kalau Anda mau melihat
apakah ada orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis jaringan
pemasaran, ada banyak pertemuan atau acara-acara yang diadakan oleh para
kelompok distributor yang sudah berhasil yang bisa Anda hadiri. Di sana Anda
bisa melihat contoh dari orang-orang yang sudah berhasil.

2. Bisnisnya bagus, tapi bukan untuk orang seperti saya
Itu namanya gengsi. Biasanya ada dua macam hal yang menyebabkan orang merasa
gengsi dalam melihat peluang bisnis jaringan pemasaran. Gengsi yang pertama
adalah karena bisnis jaringan pemasaran melibatkan penjualan secara langsung
(direct selling), sehingga banyak orang merasa gengsi dalam menjual. Menjual
dianggap tidak lebih bergengsi dibanding membeli, karena bagi sebagian orang,
kegiatan menjual menunjukkan bahwa Anda tidak punya uang, sedangkan kegiatan
membeli dianggap jauh lebih bergengsi karena membeli menunjukkan bahwa Anda
punya uang.

Boleh-boleh saja kalau seseorang merasa gengsi melakukan kegiatan menjual dan
lebih suka membeli saja. Tapi apa yang terjadi kalau Anda terus menerus membeli?
Lama-lama uang Anda habis kan? Jadi, seseorang harus menjual untuk bisa
mendapatkan sesuatu agar kelak dia bisa terus hidup dan membiayai
pengeluaran- pengeluarannya.

Perlu diingat, semua orang hidup dari menjual sesuatu. Seorang dokter menjual
jasa kedokteran kepada pasiennya. Seorang karyawan menjual keahliannya kepada
perusahaan tempat dia bekerja. Malah pernah ada pepatah yang mengatakan bahwa
pada prinsipnya hanya ada dua profesi di dunia ini, yaitu penjual dan pembeli.
Penjual menjual sesuatu dan mendapatkan kompensasi berupa uang, sedangkan
pembeli mengeluarkan uang untuk mendapatkan sesuatu. Anda pilih yang mana?

3. Saya sibuk dan tidak punya waktu
Kalau Anda datang ke acara-acara yang diadakan oleh para distributor dari
perusahaan jaringan pemasaran, Anda bisa melihat bahwa kebanyakan dari mereka
adalah orang-orang yang juga bekerja di tempat lain dan sangat sibuk. Beberapa
di antara mereka malah memiliki jabatan yang cukup baik di perusahaan tempat
mereka bekerja. Ada yang manajer, ada yang direktur, ada profesional, dan banyak
lagi. Kebanyakan di antara mereka memang menjalankan bisnis ini secara part time
atau sambilan, tetapi dengan kadar keseriusan yang sama seperti kalau mereka
bekerja di kantor mereka.

Saya seringi melihat bahwa orang yang mengatakan bahwa mereka sibuk, sebetulnya
mereka bukannya sibuk, tapi tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak
melakukan prioritas kegiatan secara benar. Kalau Anda menganggap bisnis jaringan
pemasaran adalah bisnis yang bagus, bahkan bisa memberikan semacam royalti
kepada anak cucu Anda, maka Anda pasti akan memprioritaskan waktu Anda untuk
bisa menjalankannya, walaupun dengan waktu yang sedikit tiap harinya.

Jadi, tidak ada orang yang terlalu sibuk untuk tidak menjalankan bisnis ini.
Yang ada adalah orang yang tidak bisa memprioritaskan waktu kerjanya dengan
baik.

4. Ini bisnis piramid, yang masuk duluan pasti penghasilannya lebih besar
daripada yang masuk belakangan.
Berdasarkan pengamatan saya, ini bukan bisnis piramid. Kalau Anda masuk di tahun
2010 misalnya, Anda punya kemungkinan berhasil yang sama besar kalau Anda masuk
sekarang. Banyak orang menjalankan bisnis ini baru dua tahun lalu sudah bisa
berhasil dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, padahal banyak yang belum
berhasil walaupun sudah masuk lebih dulu. Jadi, ini bukan bisnis piramid. Mau
lihat buktinya? Datang ke acara-acaranya.

5. Saya tidak berbakat menjual dan karena itu tidak bisa menjual
Seperti yang pernah saya tuliskan dalam nomor-nomor yang lalu, Anda tidak perlu
punya bakat dan keahlian dalam menjual untuk bisa menjalankan bisnis jaringan
pemasaran. Ini karena dalam bisnis jaringan pemasaran, Anda tidak disarankan
untuk fokus kepada kegiatan menjual, tetapi lebih kepada menjual sedikit, dan
membangun jaringan orang-orang yang juga menjual sedikit.

Sistem yang sudah berhasil bahkan menyarankan agar Anda melakukan presentasi
bisnis kepada orang-orang yang sudah Anda kenal, dan dari situ, bila mereka
tertarik, mereka akan bergabung dibawah pensponsoran Anda.

Bila mereka tidak tertarik, bisa Anda berikan Brosur Produk dan Daftar Harga
untuk selanjutnya Anda layani kebutuhan mereka setiap bulannya akan barang dan
jasa Anda. Di situlah Anda tidak perlu punya keahlian menjual. Bahkan kalau Anda
juga memakai produknya, Anda bisa dengan mudah menceritakan kelebihan produk
tersebut dan menjadi pemakai produk. Bukan berarti menambah pengeluaran, tapi
Anda hanya sekadar mengganti merk produk yang biasa Anda pakai di rumah.

Itu saja tanggapan saya Ibu N. Mudah-mudahan sukses selalu menyertai Anda.
Selamat menjalankan bisnis jaringan pemasaran.

Konsultan: Safir Senduk/Dok. NOVA
-------------------------------------------------------------------------------------

November 18, 2009

Bossy will NEVER make you a BOSS!!!!

Gue punya temen di kantor, cowo, dan klo dari umurnya (mustinya sudah sangat) matang. Tapi uh kelakuannya aneh banget. Selalu mengkritik apa yang ada di depannya, meskipun itu jauh dari urusan dia. Misalnya, mengkritik soal datengnya kita yang pada siang, sementara dia selalu dateng tepat waktu sesuai absen. Dan kalo kita abis pergi nih keluar kantor, ntar baliknya dia bakal interogasi kita. Cara nanyanya gini :

"Dari mana lo?"
"Sama siapa?"
"Ngapain?"
"Ngerjain project apa?"
"Dimana"

Padahal apa yang gw kerjain itu sama sekali bukan urusan dia. Pertama, because he's not my boss. Kedua, jobdesc dan lingkup kerjaan gw sama dia beda. Lain halnya ya klo project gw sama project dia tuh 1 field, Lah ini kaga!!!!

Sebetulnya gw banyak sih nemu yang kaya gitu dari dulu, tapi biasanya yang ngomong gitu adalah orang yang posisinya diatas gw ya level supervisor lah keatas, atau orang yang emang sibuk sama kerjaannya sehingga dia gatel aja gitu ngeliat kok orang2 kerjanya ngga sesibuk gw ya.

Nah klo temen gw ini yang bikin lucu adalah, dia ngga masuk golongan2 orang itu. Dia nih ya, OK dateng pagi, tapi dari dia gabrukin pantatnya di kursi, yang dia buka pertama kali adalah Facebook lalu main Poker, trus klo bosen ntar dia ganti lagi sama main mahjong atau solitaire, klo lagi bosen lagi dia bisa download2 lagu, dan yang paling keterlaluan dia bisa main Yintai alias chatting yang sambil nonton cewe2 pada bugil di webcam itu loh .. kenapa gw bisa tau semua, karena komputer dia itu pas menghadap muka gw!!! OMG!!!!!

Jadi intinya nih orang kaga pernah kerja, kaga usaha cari kerja, tapi lagaknya duh ngeboss bangettttt. Apakah suatu hari dia bisa jadi boss? NOT!

November 17, 2009

Masih tentang DBS

saya ambil dari sini, selebihnya browsing sendiri sajah.. :D

DBS TIDAK SESUAI DENGAN KONSEP USAHA SYARIAT AGAMA ISLAM

Ini ada artikel yang saya ambil dari minangforum. Silahkan dipertimbangkan

Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan Himpunan Da’i Indonesia (HDI) Cabang Kota Bukittinggi, melarang bisnis jaringan pulsa atau Network Marketing yang saat ini santer disebut Duta Business School (DBS).

DBS yang dikelola manajemen PT. Duta Future International (PT.DFI) itu dinilai tidak sesuai dengan konsep usaha syariat Agama Islam.

“Mulai saat ini bisnis jaringan pulsa atau DBS tersebut harus dihentikan, karena tidak sesuai dengan konsep usaha syariat Agama Islam. Sebab selain tidak adil, menguntungkan jaringan posisi tertinggi, perusahaan, dan akad (perjanjian) investasi yang ditanam member sebesar Rp 200 ribu akan hilang begitu saja,” tegas H. Gusrizal, Ketua Bidang Fatwa MUI Sumatera Barat dalam diskusi bersama pimpinan DBS Cabang Kota Bukittinggi di Mesjid Agung Tengah Sawah Kota setempat Senin (1/6).

Gusrizal, yang akrab disapa Buya itu menyatakan, DBS belum bisa diketegorikan halal walaupun pengelolaan- nya merujuk kepada fatwa MUI Bandung.

Maksud dari Fatwa MUI Bandung, kata Buya, hanya tertuju kepada bisnis Network Marketing dan MLM secara global dimana intinya adalah usaha berbentuk penjualan barang. Sedangkan khusus untuk bisnis DBS dalam pengertian umum adalah money game atau permainan uang.

“Belum ada fatwa dikeluarkan MUI tingkat pusat maupun daerah untuk bisnis DBS ini. Fatwa MUI Bandung tertuju kepada bisnis MLM secara global, sementara DBS adalah permainan uang dan menguntungkan sepihak. Soal pembagian laba yang diperoleh tidak merata antara posisi jaringan diatas dengan posisi paling dibawah termasuk keuntungan besar yang diraup perusahaan dari uang pendaftaran member,” sebutnya.

Jadi, lanjut Buya, kesimpulan dari diskusi atau pembahasan soal DBS, untuk sementara belum difatwakan haram, tetapi telah mendekati haram. Dalam Syariat Agama Islam disebut Subhat.

“Pembahasan kategori bisnis pulsa DBS ini akan terus diproses sampai ketingkat provinsi dan pusat. Untuk sementara kategori usahanya disebut Subhat yang artinya telah hampir mencapai kepada tingkatan usaha haram. Guna kemaslahatan umat, walaupun fatwa belum dikeluarkan, sistem usaha ini harus dihentikan,” tandasnya.

Sementara Erwin, pimpinan cabang DBS Kota Bukittinggi, mendengar keterangan dari Buya tidak bisa berkomentar lebih banyak. Ia hanya menyarankan agar para ulama yang membahas permasalahan bisnis DBS segera mempertanyakan langsung kepada pimpinan perusahaan.

“Jika di Bukittinggi memang saya pimpinan-nya, tapi untuk melanjutkan atau menghentikan bisis DBS, tergantung kepada pimpinan perusahaan. Alangkah baik, para ulama yang terhormat ini mempertanyakan langsung kepada pimpinan perusahaan kami yang ada di Pulau Jawa sana,”ucapnya.

——-Akhir dari nukilan———-

Sementara itu, sekarang ini kata-kata aa Gym sering dipakai sebagai dalih pembenaran terhadap sistem di DBS. Padahal kalau kita cermati, aa Gym bukan orang yang kompeten dalam hal ini, dan bukan pula orang yang memiliki kewenangan untuk membuat peraturan dan perundang-undangan. Kata-katanya tidak bisa menjadi pegangan hukum.

Satu hal lagi, DBS seringkali menyebutkan telah mendapatkan fatwa halal dari MUI. Coba, kita jangan terjebak dengan “permainan” katanya. Fatwa halal dari MUI tentang MLM tidak diperuntukan untuk MLM tertentu, dan hanya memberikan gambaran soal kriteria/ciri MLM yang benar dan memenuhi ketentuan hukum syariat di agama Islam. Fatwa tersebut bisa berlaku untuk semua MLM yang memenuhi syarat tersebut. Apakah fatwa tersebut bisa menjadi payung hukum? Jawabannya tidak! Karena sekali lagi yang memiliki wewenang untuk membuat peraturan dan perundang-undangan hanyalah pejabat negara atau kelembagaan negara.

Jika kita lihat sistem bagi hasil di DBS sangat terlihat bahwa itu adalah pola money game. Pertama pembelian produk/jasa hanyalah kamuflase, dan kalaupun iya harganya sangat mahal. Karena ditempat lain kita bisa mendapatkan hak keagenan pulsa jauh lebih murah dengan fasilitas serupa. Kartu diskon CCI hanyalah fasilitas semu yang sebetulnya bukan produk yang dihitung sebagai omzet jaringan.

Saya seringkali menanyakan pada member DBS perihal cara pembayaran komisi. Dalam MLM yang benar komisi didapatkan dari omzet penjualan/belanja pribadi dan groupnya. Pertanyaan saya pada mereka sangat sederhana yaitu apa yang Anda beli? Apa yang member Anda beli? Dari mana komisi Anda berasal? Apakah uang pendaftaran dan fasilitas member itu yang disebut dengan omzet?

Jelas sudah bahwa komisi di DBS didaptkan bukan berasal dari omzet penjualan melainkan dari uang pendaftaran dan pembelian hak usaha. Dan dapat dipastikan bahwa program seperti itu masuk kedalam kriteria money game. Cirinya:

1. Komisi didapatkan terutama dari pendaftaran/ pembelian hak usaha atau biasa disebut kavling, titik.

2. Produk/jasa layanan hanya didapatkan pada tahap awal pendaftaran, setelah itu yang ada hanya penambahan hak usaha.

3. Produk dalam hal ini pulsa, baru bisa diperoleh setelah merekrut.

4. Komisi dari belanja produk lebih kecil dari komisi perekrutan.

Karena itu coba gunakan logika berpikir yang jernih, jangan hanya melihat keuntungan semata. Tapi perhatikan darimana keuntungan itu berasal.

Mari kita baca cuplikan dibawah diambil dari APLI

Sistem Piramida perlu diwaspadai
Di Indonesia saat ini telah berkembang Penjualan Langsung melalui sistim Piramida. Sistem piramida ini secara sepintas mirip Multi Level Marketing dan cukup banyak orang telah melibatkan diri sebagai anggota, lebih tepat disebut bahwa sistem ini berkedok Multi Level Marketing.

Sistem Piramida, yang menawarkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar dengan sedikit usaha, sebenarnya telah pula dijalankan di Taiwan, Amerika Serikat, Malaysia dan lain-lain negara, tetapi sehubungan dengan banyaknya pengaduan dari para anggotanya, kini di negara-negara tersebut sistem ini diawasi secara ketat oleh Pemerintah setempat karena dianggap merugikan dan meresahkan masyarakat luas. Diantara perusahaan-perusaha an tersebut banyak pula yang telah ditutup.

Aturan Sistem Piramida:

Biaya Pendaftaran keanggotaan berikut paket produk, sangat mahal.
Harga jual produk-produknya juga sangat tinggi, ada yang bisa mencapai lebih dari 10 kali lipat harga produk sejenis dipasaran.
Sistem dilakukan menyerupai Multi Level Marketing, tetapi tidak sama.

Misalnya masing-masing anggota dibatasi hanya boleh merekrut maksimum 2 orang. Dua orang tersebut, rekrut dua orang lain lagi dan seterusnya hingga terbentuk satu piramida juga cara-cara lain yang mirip cara ini, misalnya merekrut max. 3,4,5 anggota. Satu orang anggota boleh membeli lebih dari 1 keanggotaan (disebut kavling).

Imbalan diberikan berdasarkan tersusunnya satu jaringan berbentuk piramida dengan jumlah orang dalam format tertentu; imbalan bukan berdasarkan presentasi atas volume penjualan dan tidak ada unsur harus memasarkan produk sampai kepada konsumen.

Masa keanggotaan kadangkala berlangsung sangat singkat (hanya sampai dengan terbentuknya suatu format tertentu). Berbeda dengan perusahaan penjualan langsung, dimana anggota dapat aktif minimal 1 tahun atau bahkan seumur hidup.

Program pemasaran (Marketing Plan) skema piramida sangat rumit dan susah dipelajari. Titik berat pada rekruting, bukan pada penjualan !!!

Apa bedanya dengan bisnis penjualan langsung ?

Dalam dunia penjualan langsung, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional, terdapat 3 sistem yang telah berjalan sangat lama, yaitu sistem konvensional atau Single Level Marketing (termasuk party plan), sistem Limited Level dan sistem Multi Level atau Multi Level Marketing.

Semuanya sama-sama membuka peluang berpenghasilan bagi siapa saja yang mau berusaha berdasarkan kerjasama kemitraan.
Landasan bisnisnya sama-sama terdiri dari 3 hal, yaitu merekrut, mendidik, dan memotivasi para mitra usaha yang lazim disebut Distributor atau Dealer.

Semuanya sama-sama mengenakan biaya pendaftaran keanggotaan kepada para Distributor/ Dealernya dengan nilai yang pantas sesuai dengan starter kit yang diperoleh.
Semuanya sama-sama memiliki sejumlah produk (barang atau jasa) dengan harga yang masuk akal untuk dijual melalui para Distributor/ Dealer sampai ke tangan konsumen.
Berdasarkan volume penjualan yang dicapai, para Distributor/ Dealer memperoleh imbalan berupa komisi beserta insentif dan berbagai hadiah yang menarik yang jumlah dan besarnya tidak terbatas.
Semuanya sama-sama memberlakukan sistem dimana seorang anggota hanya mendapatkan satu keanggotaan dan tidak boleh lebih.
Bagi Distributor/ Dealer yang aktif bekerja peluang berpenghasilan sudah pasti ada.

Program pemasaran (Marketing Plan) sederhana dan transparan.
Dari perbedaan aturan main tersebut diatas, terlihat bahwa sistem Piramida :

1.Menjerat dan menyesatkan masyarakat dan anggotanya, karena :
Dapat dikategorikan sebagai judi sebab perolehan penghasilan berada diluar kontrol anggota yang berada di level bawah, pendapatan utama diperoleh bukan dari penjualan barang dan jasa, tetapi terutama dari rekruting orang lain untuk mencapai format tertentu.

Tidak membuka peluang berpenghasilan yang merata dan adil sebagaimana layaknya yang ditawarkan perusahaan yang menjalankan sistem Penjualan Langsung termasuk MLM. Merugikan anggota yang sudah membayar biaya pendaftaran berikut paket produk yang sangat mahal, kemudian menghadapi kesulitan menjual produk-produk tersebut kepada masyarakat karena tujuan perusahaan adalah menggunakan produk sekedar sebagai kedok untuk menarik dana dari masyarakat dan tidak diberi pelatihan cara penjualan.

Merugikan masyarakat yang membeli produk-produk dari sistem piramida, karena harganya jauh melampaui harga produk sejenis di pasaran.

2.Bertentangan dengan dasar-dasar sistem penjualan langsung serta kode etik yang berlaku.
Merupakan metamorfosa dari sistem Surat Berantai yang telah dilarang dibanyak negara.
Aturan mainnya sangat mirip dengan Surat Berantai yaitu:

2.a. Menarik biaya pendaftaran cukup besar (Pendapatan perusahaan diperoleh terutama dari biaya pendaftaran anggota bukan dari penjualan produk/jasa)

2.b. Produk yang disediakan perusahaan hanya untuk tujuan kamuflase, karena titik berat bisnis lebih pada format jaringan dan anggota tidak selalu diwajibkan untuk mengambil produk yang dibeli apalagi dilatih untuk menjual kembali.

Apakah Skema Piramida itu ?

Skema Piramida adalah sistem (ilegal) dimana banyak orang yang berada pada lapisan terbawah dari piramida, membayar sejumlah uang kepada sejumlah orang yang berada di lapisan piramida teratas.

Setiap anggota baru membeli peluang untuk naik ke lapisan teratas dan mendapat keuntungan dari orang lain yang bergabung kemudian.

Sebagai contoh, untuk menjadi anggota Anda mungkin harus membayar mulai dari jumlah yang kecil hingga jutaan rupiah. Dalam contoh ini, Anda harus membayar Rp. 10 juta, untuk membeli sebuah tempat pada piramida di lapisan paling bawah.

Uang Anda senilai Rp. 5.000.000 akan pindah ke orang lain yang posisinya tepat di atas Anda dan Rp 5.000.000 lainnya beralih ke puncak piramida, atau ke promotor.

Bilamana semua posisi yang tersedia dalam skema tersebut telah dipenuhi peserta, promotor akan memperoleh Rp 160 juta, sedangkan Anda dan teman-teman lain yang sama-sama berada di lapisan paling bawah akan kehilangan Rp 10 juta per orang.

Apabila promotor telah terbayar, maka posisinya dihilangkan dan yang berada di lapisan kedua akan naik ke puncak. Setelah itu, barulah kedua orang yang tadinya berada pada lapisan kedua akan menikmati keuntungan.

Untuk membayar kedua orang ini, lapisan terbawah ditambah 32 posisi baru, dan pencarian peserta baru terus berlanjut. Setiap kali sebuah lapisan naik ke puncak, sebuah lapisan baru harus ditambahkan pada alas piramida, masing-masing 2 kali lebih banyak dari sebelumnya.

Apabila jumlah peserta baru mencukupi, maka Anda dan 15 peserta lain yang berada pada lapisan yang sama mungkin dapat mencapai puncak.
Namun demikian, untuk mengumpulkan keuntungan bagi Anda, dibutuhkan 512 orang peserta baru dimana setengah dari mereka akan kehilangan Rp. 10 Juta.

Tentu saja, piramida ini bisa saja ambruk jauh sebelum Anda mencapai puncak karena jumlah rekruting tidak tercapai.

Agar supaya setiap peserta dapat memperoleh keuntungan, selalu dibutuhkan peserta-peserta baru. Namun pada kenyataannya, jumlah peserta baru terbatas dan setiap lapisan baru memiliki peluang merekrut orang lain, lebih kecil dan peluang kehilangan uang justru lebih besar !!!

Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang Skema Piramida :

1.Mereka adalah pecundang. Skema Piramida didasarkan pada konsep matematika sederhana : banyak pecundang membayar kepada sedikit pemenang.

2.Skema ini menipu. Peserta skema piramida, secara sadar atau tidak, menipu orang yang mereka rekrut. Tidak banyak orang yang bersedia menjadi peserta dan membayar bilamana seluruh konsep permainan dijelaskan pada mereka.

3.Skema ini ilegal. Di banyak negara skema ini dilarang, ada resiko yang serius bahwa usaha piramida ditutup oleh pemerintah dan para pesertanya dikenakan denda serta hukuman penjara.

Mengapa orang mau membayar untuk menjadi peserta piramida?
Promotor skema piramida adalah ahli psikologi kelompok. Pada acara perekrutan peserta baru, mereka menciptakan suasana hingar-bingar dan antusias dimana terjadi tekanan kelompok serta janji-janji kemudahan memperoleh uang, menimbulkan kekhawatiran orang akan hilangnya suatu peluang baik.

Pertimbangan- pertimbangan serta pertanyaan calon peserta diabaikan. Sulit sekali bertahan untuk tidak tergoda kecuali Anda benar-benar yakin bahwa konsep ini menjebak Anda.

Skema Piramida yang tersamar ? seperti serigala berbulu domba
Beberapa promotor Skema Piramida berusaha membuat skema yang kelihatan mirip dengan metode penjualan berjenjang. Penjualan berjenjang adalah suatu sistem bisnis yang legal dan menggunakan jaringan mitra usaha mandiri untuk menjual produk-produk langsung kepada konsumen.

Agar kelihatan seperti perusahaan penjualan berjenjang, Skema Piramida menyediakan serangkaian produk yang dinyatakan sebagai produk jualan untuk dipasarkan langsung kepada konsumen.

Namun demikian, pada kenyataannya hampir tidak ada usaha sama sekali untuk memasarkan produk-produk tersebut pada konsumen. Sebaliknya, penghasilan diciptakan berdasarkan perekrutan anggota-anggota baru. Juga para mitra usaha baru dipaksa untuk membeli sebanyak mungkin produk yang bernilai besar pada saat mengisi formulir peserta.

Misalnya, Anda mungkin harus membeli produk yang sebenarnya tidak bermanfaat senilai Rp 10 juta agar dapat menjadi “mitra usaha”. Orang yang merekrut Anda mendapat komisi Rp 5.000.000 (50%) dan Rp 5.000.000 sisanya terbang ke puncak (dalam hal ini perusahaan).

Perhatikanlah persamaannya dengan skema piramida dalam uraian sebelumnya. Namun demikian, piramida yang paling tersamar tidak terlalu mudah dibongkar kedoknya. Skema Piramida sering memilih produk-produk yang biaya produksinya murah namun tidak memiliki nilai di pasaran, seperti produk-produk ajaib hasil penemuan baru, pengobatan eksotik dan sebagainya.

Dengan demikian sulit dijelaskan apakah produk-produk seperti itu benar-benar memiliki pangsa pasar. Cara terbaik untuk menghindari jebakan dari piramida yang tersamar adalah dengan mengetahui secara pasti apa yang ingin diperoleh dari peluang berpenghasilan secara legal.

Dari cuplikan APLI.or.id diatas maka menurut saya fatwa HARAM dibawah ini berlaku untuk piramida

ORIFLAME dan DBS

Buat temen2 yang pernah denger DBS nih, gw kupas sampe ke akar2nya ... Iseng nih gw tadi abis di prospek sama orang DBS, katanya dia sampe mau cariin gw downline loh. Baiknyaaaaaa!

Dan ini reply gw ke dia, sekalian buat jelasin ke temen2 ya tentang DBS.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

From: ade eff
To: Udin Hasanudin
Cc: alfade_id@yahoo.com
Sent: Wed, November 18, 2009 1:23:38 PM
Subject: Re: Ayo Bisnis Pulsa DBS, kami yg carikan downline!!!


Mas, saya pernah tau nih bisnis inih ...

Klo menurut aku, kriteria memilih MLM itu ada 4 syarat P :

1. Perusahaan
Bonafid gak ? Kuat gak ? Atau jangan2 malah perusahaan momentum. Belum 5 tahun udah collapse. DBS ini baru berapa tahun yaaaa

2. Product
Ummm DBS jualannya pulsa doang ya ...
Gini de, kalo aku nih ya mikirnya kalo kita butuh pulsa lebih enak mana : beli langsung ke tukang voucher electric atau kita ke pake caranya DBS yaitu pergi ke atm-transfer dana-aktivasi code-transfer ke HP sendiri vouchernya. Haduuh ribet.

3. PLAN atau Systemnya
Gampang gak system di DBS? Yakin cuman rekrut 2?
200 rb pula joinnya loh .. kasian banget ya yang gajinya cuman UMR dong.

Trus yang aku tau di DBS begini sistemnya :

- join Rp. 200.000, sponsor (cuma) dapet Rp. 20.000. New member boleh ditempatkan di cicit2 tapi yang namanya sponsor tetep si perekrut (misalnya A merekrut B tapi ditempatkan di C, tetep judulnya C itu donlennya A) >> trus mas mau nawarin saya klo mas yang cariin downline, berarti yang jadi sponsornya situ dong, yang dapet duitnya situ dong, trus saya dapet apaaaa???

-. Bila downline membeli pulsa (tupo) maka upline terima bonus sebesar Rp. 1000!!!. Haduuuh buat jajan anak saya aja kuraaang.

- Ada bonus pasangan, bisa didapat bila kaki SEIMBANG kanan kiri. Namanya juga pasangan. Kalo gak seimbang namanya selingkuhan. Dan kalo ngga seimbang, ngga keluar deh tuh bonus. Klo ini yang terjadi, saya mending selingkuh ke MLM lain yang lebih jelas wakakakak.

- Tidak ada tupo ? Trus duit bonusnya dari manaaaa .. kalo semua orang di grup berpikiran gak usah tupo berarti NOL dong pendapatan perusahaannnya.

4. People
Di DBS ada group yang bisa ngedukung kita bukan maju ngga???



Nah, ini aku contohin 1 MLM yang bagus dari segala segi 4Pnya.

1. Perusahaan
Bonafid gak ? Kuat gak ? Atau jangan2 malah perusahaan momentum. Belum 5 tahun udah collapse.

Oriflame udah 23 tahun lebih wara-wiri di Indonesia, jadi dijamin lah kekuatannya. Di dunia dia sudah berdiri sejak tahun 1967, telah beredar lebih dari 50 negara. Dan saat kongres MLM dunia, CUMA Oriflame yang naik ke panggung untuk nerima penghargaan. Ngga percaya? Silahkan anda googling.

Oriflame jualan produknya ada 800 biji, dan semua barangnya adalah yang dipakai orang setiap hari. Sabun, shampoo, parfum, kosmetik2 dan harganya terjangkau banget. Jadi udah pasti guampang bener jualannya.

3. PLAN atau Systemnya
Klo di DBS joinnya kudu Rp. 200.000 dan kita get nothing, di Oriflame join cukup Rp. 39.900 kadang klo ada promo malah cuma Rp. 9.900. Dan dari uang itu, duitnya ngga sedikitpun buat upline. Semua akan dikembalikan penuh ke si member dalam bentuk starter kit yang isinya tools buat jualan lengkap dengan tester produk. Nah, dengan duit segitu mah segala lapisan bisa gabung atuuuhhh.

System kita memang mencari kaki, tapi kaki2 kita ngga akan dilepas begitu aja. Akan dibekali dengan training system dan dibimbing untuk mencari downline. Dengan begitu, disini ngga cuma dapet duit tapi juga dapet ilmu. Pinter buat diri sendiri. Klo cuma dapet bonus seiprit2 karena dapet downline tanpa dididik mah, duh sama aja ya sama moneygame itu maaah.

Dan klo disuruh pilih, bayar Rp. 200rb otomatis dapet Rp. 20.000 cuma sekali ATAU bayar Rp. 39.900 dapet bonus berjuta2 yang terus bertambah dan bertambah sampe waktu yang tidak ditentukan plus wisata keliling dunia gratis plus mobil mewah gratis?? Kira-kira milih yang mana?????? Berhubung aku waras dan ngga seneng duit recehan sih aku lebih seneng yang dapet berjuta2 yah hihihihihi

4. People.
Di Oriflame tuh ada yang namanya BOSS Family. Disini kita didukung penuh sama jaringan yang isinya ngga cuma sesama anak baru, tapi juga full didukung sampe posisi Diamond. Tools marketingnya banyak banget, trainingnya banyak banget.


Udah mas, daripada kelamaan tersesat di MLM yang ngga bener, mending email aku aja ntar aku ajarin deh system yang emang jelas2 hitungannya bisa bikin kita kaya beneran di akhir hayat.

From: Udin Hasanudin
Sent: Wed, August 16, 2006 2:49:58 PM
Subject: Ayo Bisnis Pulsa DBS, kami yg carikan downline!!!


Sahabat, mari kita bisnis pulsa DBS.

GAK PERLU REPOT daftar ke kantor DBS,
karena KAMI YANG AKAN DAFTARKAN ANDA

GAK PERLU REPOT kesana kemari CARI DOWNLINE,
karena system kami yang akan mencarikan untuk Anda
disini downlinelah yang akan mencari anda

GAK PERLU TAKUT GAK SUKSES,
karena disinilah gudang kesuksesan berada

SUDAH BANYAK TERBUKTI!!!
SEGERALAH BERGABUNG bersama kami

DAN BIARKAN pundi-pundi RUPIAH
MENGALIR DERAS KE REKENING ANDA setiap saat
BAHKAN DISAAT ANDA TIDUR!!!!


-------------------------------------------------------------------------------------------------

10 SIKAP HIDUP

Forward from my friend, Herlambang Setiawan

1. Janganlah kuatir
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita tidak produktif.

2. Jangan membiarkan ketakutan-ketakutan tak beralasan menguasai hidupmu...
Kebanyakan sesuatu yang kita takutkan tak pernah terjadi !!! .

3. Jangan menyimpan dendam...
Hal inilah yg paling besar dan paling menyita enerji seluruh hidup kita !!!...

4. Selesaikan setiap masalah satu per satu.
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan ... satu demi satu..

5. Semua masalah tak perlu dibawa tidur.
Hal tersebut buruk dan tak sehat, biasakanlah tidur dengan nyaman...

6. Jangan mencampuri masalah/urusan orang lain..
Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya ..

7. Jangan hidup pada masa lalu.
Nikmatilah masa lalu sebagai kenangan .. namun jangan tergantung padanya. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini .. dan anda akan bahagia sekarang ... bukan hanya pada masa lalu.

8. Jadilah pendengar yang baik.
Hanya saat menjadi pendengar .. seseorang mendapatkan dan belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain...

9. Jangan biarkan rasa frustrasi merusak dan mengatur hidupmu
Kasihanilah dirimu lebih dari segalanya .. aktiflah dengan kegiatan-kegiatan positif...

10. Hitunglah rahmatmu...
Jangan pernah melupakan rahmat yang kita terima sekecil apapun. Semakin banyak rahmat kecil yg kita kumpulkan akan semakin berarti bagi hidup kita...


SUDAHKAH ANDA BERSIKAP DENGAN BAIK??

November 16, 2009

Mario Teguh Golden Ways 15 November 2009 : Salah Berhasrat

Berhasrat yang baik adalah berhasrat bagi derajat terbaik. Derajat terbaik ini adalah dengan menjadi sebaik-baiknya manusia. Dan sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Berikut resume lengkap yang bisa dicatat:

Hasrat yang akan dibahas disini akan difokuskan pada hasrat yang baik, karena hasrat tidak boleh dipakai untuk menggantikan kata nafsu. hasrat dengan nafsu akan sangat berbeda sekali, karena hasrat adalah keinginan yang memajukan.

Hanya ada tiga hasrat yang memajukan, yang dijadikan standar dalam pengejaran kita:

- Hasrat bagi Kedudukan

- Hasrat bagi Pangkat

- Hasrat bagi Derajat

Dalam pengejaran yang ada di masyarakat, mulai dari pemilu caleg sampai pemilu presiden semuanya bermuara pada ketiga hasrat ini.

Kedudukan bukan hanya menjadi seorang kepala desa, gubernur dsb. Kedudukan itu termasuk permintaan seorang pria kepada seorang wanita untuk menjadi suami atau meminta untuk diangkat anak, juga disebut sebagai kedudukan.

Kedudukan ini betul2 seperti kosong dari syarat. Karena kalau saya sangat berwenang, saya bisa mendudukan siapapun disuatu tempat. Meskipun diprotes banyak orang, tetapi orang itu akan duduk ditempat itu meskipun kosong dari kesesuaian.

Pangkat agak berbeda dari kedudukan, karena mensyaratkan mencapai kualitas dalam sebuah kelompok. Seperti untuk mencapai pangkat Jendral tidaklah sembarangan, ada kualitas2 yang harus dibuktikannya didalam suatu kelompok untuk mencapai tingkat tersebut.

Kesemua ini akan menjadi hasrat kita untuk mencapai kedudukan seperti menjadi seorang menteri atau seorang Presiden. Atau hasrat tinggi seperti ingin menjadi seorang Jendral.

Tahap ketiga adalah derajat. Derajat itu adalah tingkat manusia dihadapan Tuhan. Kalau dua point sebelumnya, kedudukan dan pangkat adalah tingkat manusia dihadapan manusia, sementara derajat adalah yang membedakan kita.

Sehingga sebuah kedudukan akan menjadi utuh apabila diduduki oleh seorang yang berpangkat tinggi dan yang berderajat tinggi.

Orang-orang yang mau tahu komponen pembentuk diri yang mudah berderajat tinggi, harus memperhatikan:

Pertama, memiliki didalam dirinya kebenaran. Sesuatu yang ketepatannya disampaikan langsung oleh Tuhan dan tidak ada diskusi mengenai interpretasinya, disemua umat, disemua budaya, disemua bangsa akan sama.

Kedua, yang terkadang dilupakan orang adalah penampilan. Orang bilang itu palsu, tetapi apapun yang bisa palsu, bisa juga asli. Penampilan itu mewakili 90-93% dari kesan yang dibangun kepada orang lain, sementara yang dikatakan hanya mewakili 7-10% saja. Orang akan dibedakan dari penampilannya.

Ketiga, dari Pikirannya. Dipertajam, diperluas,diperdalam, dibersihkan

Keempat, dari Hatinya. Dilunak-kan, dilembutkan dengan kasih sayang.

Kelima, Pembuktian dari semua ini adalah tindakan. Tidak ada kepalsuan apabila sudah mencapai tahap tindakan. Karena banyak orang bicaranya kurang, tetapi tindakannya keras sekali, mengenai kesetiaannya kepda yang benar, kesetiaannya menampilakan yang baik, berpikir baik dan merasa baik.

Berhasrat yang baik adalah berhasrat bagi derajat terbaik. Derajat terbaik ini adalah dengan menjadi sebaik-baiknya manusia. Dan sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Jadi kalau mau berlomba, bukan berlomba memperebutkan kedudukan, karena sudah banyak terbukti, kedudukan yang diisi oleh orang yang tidak berderajat, akan mudah diturunkan. Bukan diturunkan dari kedudukannya, tetapi diturunkan derajatnya, sehingga orang kecil disekitar kita bisa menasihati orang yang berkedudukan tinggi, kalau yang berkedudukannya tinggi tidak memelihara derajatnya. Dan derajat yang terbaik adalah derajat yang menjadikan kita bermanfaat bagi orang lain.

Jadi semua pengembangan diri dan hasrat kita harus menjadikan diri kita bermanfaat bagi orang2 terdekat. Mudah2an tumbuh kepada sejauh2 orang, bahkan kepada yang tidak mengenal kita.

Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda keinginannya. Kebutuhan untuk makan itu sama, tetapi pilihan menunya itu keinginan.

Setiap orang ingin mencapai kedudukan yang tinggi dalam hidup, tetapi lupa kedudukan itu bukan kedudukan derajat. Dia hanya kedudukan sebagaimana didikan selama ini kepada kita.

Bahwa menjadi gubernur itu tinggi, menjadi walikota itu tinggi, tetapi kita lupa didikan kepada anak2 untuk menjadi orang jujur, menjadi orang amanah, menjadi orang bersih. Hal ini lebih tinggi dari semua kedudukan yang ada di negara ini.

Biasanya orang yang merasa pasangannya tidak cocok, dia tidak melihat dirinya bahwa dia juga tidak cocok bagi pasangannya. Karena ketidak cocokan tidak bisa hanya satu pihak saja, tetapi dua2nya. Tanggung jawab pertama yang merasa pasangannya tidak cocok adalah menjadi sebaik-baiknya suami, atau sebaik-baiknya istri sebelum berani mengomentari orang lain.

Untuk mengelola hasrat agar tetap posistif, pertama kali ingatlah bahwa kita harus jadi orang baik. Dan formula dari baik adalah benar + santun.

Orang benar yang tidak santun, membuat orang membenci kebenaran, karena cara menyampaikannya merendahkan orang lain. Orang santun yang tidak benar itu akan menyebalkan, seperti semua penipu, sangat santun tetapi tidak benar. Jadi jangan lupa, kita harus jadi orang baik, dan dua langkahlnya, yaitu setia kepada yang benar dan penuh hormat kepada orang lain.

Lingkungan akan mempengaruhi kita sejauh ijin kita kepada lingkungan untuk mempengaruhi kita. Pribadi yang lemah mengijinkan lingkungan mewarnainya, sementara pribadi yang kuat mempengaruhi lingkungan berubah warna. Dia tidak menunggu pemimpin menjadi baik, tetapi dia membaikkan diri, karena tugas pemimpin itu membaikkan.

Cara mengubah nafsu menjadi hasrat yang baik adalah dengan mengembangkan cara2 untuk selalu menjadi pribadi yang menarik. Terutama laki2 itu adalah mahluk yang pembosan dan membenci yang rutin. Jadi kalau seorang suami melihat istrinya memakai bajunya itu2 saja, dengan penampilan seadanya, mana mungkin suami tertarik. Jadi istri harus mengupayakan penampilan dengan cara baru dengan penampilan sebaik mungkin. Ingatlah jangan buat orang lain bosan.

Menjadi orang yang sangat ambisius itu harus. Yang tidak disukai orang adalah ambisi anda menjadikan mereka terancam. Kalau ambisi anda menjadikan orang besar yang mempengaruhkan kebaikan, anda akan didukung semua orang yang hidupnya perlu diperbaiki.

Jadi berambisilah, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Maka berambisilah untuk menjadi orang pandai, jadi orang berpengaruh, jadi orang kuat, jadi orang yang setia kepada yang benar, dan tegas memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan.

Anda akan dicintai kalau keegoisan anda adalah untuk membahagiakan orang lain. “Perhatikan aku, yang aku lakukan ini baik untukmu. Dengarkan aku, ini penting bagimu. Lihatlah aku karena ini bermanfaat untukmu”. Jadilah orang yang egonya adalah untuk mengangkat orang lain.

Pengertian adalah ilmunya kehidupan. Orang yang mengerti, hidupnya akan baik. Orang yang berlaku tidak baik karena dia tidak mengerti. Apapun pendidikannya, kalau dia tidak baik, berarti dia belum mengerti.

Karena perilaku adalah wajah dari ilmu. Orang yang berilmu baik, perilakunya baik. Jadi hasrat yang baik itu berasal dari pengertian yang baik. Bahwa dia bertugas untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan. Lalu dia menghadap ke Tuhan, “terimakasih Tuhan atas penggunaan yang Engkau berikan atasku”.

Bagi anda yang selama ini menunda berlaku berani karena takut salah, anjurannya, bertindaklah yang berani sampai anda salah. Karena cara untuk mengetahui anda benar, adalah anda melakukan dan terbukti salah. Orang hebat adalah orang yang mencoba kemudian salah, dan terus mencoba lagi sampai dia benar. Orang yang cepat salah dia akan cepat benar.

Hasrat yang indah sekali adalah ikhlas dalam kebaikan. Jadi kalau dia ditipu, dia berkata, “yang dilakukannya untuk menipuku tidak akan memiskinkanku, karena rizkiku dipelihara Tuhan. Tapi mudah-mudahan yang ditipunya dariku baik baginya”. Coba banyangkan ini, padahal kalau kita ditipu akan mendo’akan supaya dia kewalat.

Kalau terjadi fitnah kepada kita, maka terimalah. Karena pemuliaan juga dari Tuhan, dan direndahkannya kita oleh orang lain, juga diijinkan Tuhan terjadi. Tetapi derajat kita dalam pemeliharaan Tuhan.

Orang-orang yang ikhlas dalam kebaikan, tidak akan bersahabat dengan orang2 yang berburuk perangai, sehingga tidak akan berhutang keburukan. Kalau bergaul dengan orang baik, kita berhutang budi. Karena kita harus membayar, maka kita harus berbudi baik.

Itu sebabanya kita diajarkan untuk bergaul dengan orang2 baik. Lalu perhatikan orang2 yang bergaul dengan orang buruk, lalu berhutang keburukan, dia akan ditunjukan keburukannya saat dia berada dikedudukan2 yang paling paling kelihatan.

Agar kita yang baik2 ini mensyukuri pergaulan baik, sehingga kalau kita harus berhutang, akan berhutang kebaikan, karena membayarnya menjadikan kita orang baik.

Terkadang kita terbiasa melakukan sesuatu dengan kredit. Seperti kalau mengejar pangkat dan kedudukan, pangkat dan kedudukannya belum dicapai, tetapi sudah sombong dulu. Jadi, orang yang belum mencapai kedudukan dan pangkat, tetapi sudah berlaku sombong, akan mempersulit pencapaian hasratnya, karena orang akan membatalkannya.

Itu sebabnya jangan dahulu disampaikan kepada orang lain anda ingin jadi apa, kecuali orang itu siap membantu. Kalau tidak, anda sedang menyiapkan banyak orang, untuk mengganggu rencana2 anda.

Khalil Gibran pernah berkata “Sakit hatimu itu adalah robeknya kulit atau cangkang, yang membungkus pengertian”. Sehingga kalau kita berbuat salah, maka Tuhan akan membuatnya sakit, dan kalau kita salah lagi, maka akan dibuat sakit lagi, dan begitu seterusnya. Tuhan akan terus bersabar, jadi kalau kita berbuat salah terus, Tuhan akan tetap layani, tetapi masalahnya umur kita sangat terbatas.

Sehingga setelah sakit hati, jangan lakukan yang sama, termasuk kesalahan orang lain. Situasi adalah komponen pembentuk sejarah. Yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir ini adalah pelajaran supaya kita menjadi pemimpin, bagi sejarah Indonesia dimana nanti kita memimpin. Supaya kita tidak lagi mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh orang2 sebelum kita.

Membalas suatu keburukan itu diperbolehkan, tetapi kita harus bijak. Cek dulu, kalau kita membalas, apakah dia bisa membalas lebih keras atau tidak?.

Kita itu diijinkan membalas, tetapi akan lebih baik bagi kita kalau kita bisa memaafkan. Kalau orang berbuat salah kepada kita, kemudian kita balas dengan perlakuan yang sama, kita itu hanya bisa menurunkan orang.

Tetapi kalau kita memaafkan, dan tetap menyayanginya, Tuhan yang membalasnya. Tetapi prilaku Tuhan dalam membalas itu dengan mengangkat orang. Tuhan itu memuliakan orang supaya dia jadi lebih baik. Kalu kita justru merendahkan.

Jadi sebetulnya kalau kita memaafkan, berarti kita dalam tanda petik telah megijinkan Tuhan memperbaiki orang. Jadi orang memaafkan itu baik sekali, karena membatalkan haknya untuk membalas, dan memberikan kesempatan kepada Tuhan untuk memperbaiki orang ini.

Kita dalam semua keraguan dan penderitaan kita, atau keluhan kita dimalam-malam yang kurang tidur itu, adalah pertanyaan kita kepada Tuhan mengapa aku belum disejahterakan seperti mereka, mengapa aku belum ditinggikan pangkatku seperti mereka, dan belum diperbaiki kedudukanku seperti mereka. Tetapi kita jarang sekali lapor ke Tuhan “Tuhan, aku bulan ini masih belum banyak berguna bagi lebih banyak jiwa, untuk lebih banyak kebaikan”.

Sebetulnya orang jarang sekali minta pendapat, orang itu pada dasarnya minta disetujui. Itu sebabnya jika anda menyetujui orang yang minta pendapat dia akan cepat damai.

Mudah2an pembicaraan kita mengenai hasrat, meletakan kesadaran kita mengenai hak kita untuk menjadikan pribadi yang kedudukannya setinggi mungkin, supaya bisa mengharuskan kebaikan, dan mencegah terjadinya keburukan.

Berpangkat tinggi supaya kita tahu kelas dan upaya kita dilingkungan kita. Dan kita membangun derajat yang tinggi, supaya kita diletakan dijenjang-jenjang yang tinggi dihadapan Tuhan.

Kalau Tuhan saja sudah menghormati kita, mahluk apa lagi di muka bumi ini yang tidak akan tunduk dan mendengarkan kita dengan penuh kasih sayang?.

Jadi kalau begitu, bagaimana kalau kita menghasratkan diri bagi peningkatan derajat, melalui perbaikan isi pikiran, perbaikan isi hati, dan perbaikan kualitas tindakan kita.

Marilah kita menjadi pribadi yang hidup ikhlas dalam kebaikan. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

4 ZONA DALAM HIDUP

Tahukah kamu. Bahwa gaya hidup itu sesungguhnya dibagi dalam 4 zona.

ZONA PERTAMA - BANYAK WAKTU, KURANG UANG
Tergolong dari orang2 yang biasanya tidak punya keahlian apa2. Mereka tentu saja punya banyak sekali waktu, namun mereka kekurangan uang.





ZONA KEDU
A - KURANG WAKTU, KURANG UANG
Tergolong dari orang2 yang punya keahlian
tertentu dan bekerja untuk mendapatkan uang.
Namun biasanya karena golongan orang di zona ini sungguh banyak maka penghasilan tidak besar, kadang dirasa kurang bila dibandingkan dengan kerja kerasnya yang menghabiskan banyak waktu. Ada dalam golongan ini adalah orang2 pekerja kantoran.


ZONA KETIGA - KURANG WAKTU, BANYAK UANG
Tergolong dari orang2 yang punya keahlian khusus yang membutuhkan kecerdasan dan juga pendidikan yang tinggi. Tentu saja dengan kualifikasi seperti demikian, dia akan mendapat bayaran yang sungguh besar untuk jasanya.





ZONA KEEMPAT - BANYAK WAKTU, BANYA
K UANG
Tergolong dari orang2 yang punya banyak waktu untuk menikmati hidupnya, dan tetap memiliki banyak sekali uang. Golongan keempat ini menikmati hidupnya dengan bersenang2.

sssst .. foto2 ini adalah foto liburan dari Diamondku, Mba Meuthia Rizki

Apabila kamu adalah seseorang yang senang uang seperti aku, maka tentu saja lupakan Zona Pertama dan Zona Kedua. Dan berhubung aku tidak punya keahlian khusus, kecerdasan, apalagi pendidikan yang tinggi, maka sudah pasti aku menuju Zona Keempat.

TIDAK PENTING ada di Zona manakah kamu sekarang, tapi yang paling penting adalah bagaimanakah kamu untuk mencapai zona yang kamu mau. Klo aku sih pilih ini, kamu?

My Diamond's speech : BERSYUKUR

Ini oleh2 dari BOP kemaren yang lumayan mecut gw buat maju. Pantes banget deh dia jadi Diamond Director, semangat dan motivasinya menggelegar dan menggetarkan gedung di pojok Bulungan itu. Cara bawainnya juga renyah, tapi ngga corny. Kaya gini nih ...

"Semangat Pagiiiii"
"Anda tau gak? Masih ada orang yang bertahun2 hidupnya ngutang melulu, gali lubang melulu? Sampe usia tua juga dia masih mikir gimana caranya dapet uang supaya bisa makan? Anda mau ga punya kehidupan seperti itu?"

"Kalo Anda ga mau seperti itu, sekarang yang harus Anda lakukan adalah mensyukuri apa yang Anda dapat. Anda harus bersyukur kalau Anda punya MATA.
MATA ini ditaruh didepan, artinya Anda itu harus bisa melihat jauh ke depan, jangan melihat ke belakang. Karena Anda sudah berada di sini di BOSS Family, artinya Anda punya masa depan di BOSS family, percaya ga?"

"Anda harus bersyukur karena anda punya KAKI, artinya Anda ga boleh males. Kalau anda punya kaki artinya Anda harus bergerak ke luar rumah. Kalau bilang "Duh, siang ini panas, duh siang ini hujan... duh..dah..dih..duh..." Percaya ga, suatu saat rezeki juga ga mau dateng sama Anda, kenapa? "Anda males!"

"Anda juga harus bersyukur kalau anda itu punya MULUT. Jadi, bicaralah. Jangan bilang "Saya ngga bisa ngomong, saya minder". Orang kaya itu ngga ada yang minderan. Nah, kalau Anda sekarang belum kaya secara financial, tapi Anda ga minderan ... suatu hari Anda akan kaya, percaya ga?"

"Saya mau Anda selalu bersyukur dengan apa yang Anda punya. Hari gini banyak orang di PHK, banyak yang kehilangan pekerjaan. Tapi sekarang Anda ditawarkan Oriflame, "Aduh ,, saya ga pake Oriflame". Eh bodo amat anda ga pake Oriflame, kita keruk duitnya Oriflame" >> Nina likes this

"Oriflame itu perusahaan yang sangat kaya, duitnya banyak. Kalo saya dapat 42 juta dari Oriflame, itu sih hanya sebagian kecil dari uangnya Orilame yang puluh2 milyaran ... dan kalaupun Anda belum dapetin itu sekarang, atau "Aduh, saya ga punya uang sebanyak itu, ga punya saham yang beranak pinak, ambil kesempatan ini sebagai solusi Anda. Ini adalah kesempatan. Kalau Anda dipaksa sama upline Anda, BERSYUKUR! Ada yang maksa anda untuk jadi kaya, BERSYUKUR!

"Ga semua orang punya jalan, ga semua orang menganggap ini menarik. Dan satu, Anda tidak sendiri di bisnis ini. Anda berada di BOSS family. anda yang tadinya gagu pun, Insya Allah sebentar lagi juga Anda bisa lancar ngomongnya ... semua anda kerahkan di organisasi kita ini."

"Bayangkan kalu Anda punya bisnis sendiri, Anda harus memikirkan karyawan dll, tapi di sini anda engga sendiri .... Anda punya BOSS family!"


Ditulis kembali dari blognya Mira Ayank Sahid

My First BOP

Aku mau cerita pengalaman BOPku yang pertama di Oriflame.

Oh iya, untuk yang belom ngerti, BOP adalah Business Opportunity Presentation tapi di familyku diplesetin jadi BOSS Opportunity Presentation. Acara ini diadakan setiap bulan. Dan isinya adalah training singkat tentang bisnis Oriflame serta pemberian Pin Recognition untuk para consultant yang berhasil naik level di bulan tersebut. Jadi bakal ada jutaan pasang mata tuh yang ngeliat kamu naik panggung tanda sukses dari jerih payah di bulan sebelumnya.

Nah, di BOP kali ini diadain di Bulungan. Aku dengan semangat dateng dari jam 1, dan ternyata udah banyak banget orang yang dateng. Pintu di buka tepat jam 2 siang. Dan ngga lama serentetan acara2 penggugah motivasi pun dimulai.

Seperti yang temen2 banyak tau, aku udah sering ya diculik acara2 presentasi2 MLM, tapi banyak hal beda yang aku temuin hari ini :

1. Acara bener2 di organize sendiri oleh para leadersnya. Dan mereka semua pake seragam .. huuhuhuh ketauan deh kastanya nih. Pengen cepet2 naik jadinya biar pake seragam juga.

Ini nih para Director sedang berpose dengan seragam orangenya. Liat deh, bersahaja semua kan tampangnya. Ngga ada tampang rela-rogoh-kocek-demi-naik-level-kaya-MLM-sebelah. Pssst disini ada anak umur 19 tahun loh






2. Recognisi yang naik ke atas panggung totalnya bisa sampe 90% dari consultant yang datang. So, let's say. Ada 90% kemungkinan tiap bulan naik level, berarti naik bonus, naik harga diri (ceileh), gengsi udah pasti naik. Trus yang recognisi ntar dikasih PIN dan hadiah berupa produk. Wah, cuma disini ya kayanya. Enaknyaaaa ... Beda banget ya sama Presentasi MLM2 yang udah aku datengin. Yang udah2 yang naik orangnya itu2 aja dan ketauan tuh dari tampangnya orang berduit, jadi ya aku mikirnya naik level karena modal kenceng. Nah, di Oriflame ini, aku dapet hidayah banget nih. New achiever Directornya adalah seorang anak SMA!!! Trus yang jadi MC adalah juga seorang Director yang baru umur 19 tahun, namanya Anna Desy. Lhah, bocah aja bisa masa kita ngga bisaaaa huhuhuhuh .. Ini silahkan ya liat sekilas acara recognisinya

3. Cuma di BOP nih ada artisnya!!!! Wakakakaka, serius. Ini bukan artis yang emang khusus didatangkan sebagai pengisi acara loh. Tapi emang blio adalah salah satu consultant, kemaren dia recognisi di posisi Manager, namanya Mba Pita Loppies, salah satu personil dari Moluccas. Dan secara penyanyi, didaulatlah blio dan teman2 Moluccasnya yang juga kebetulan consultant Oriflame juga buat nyanyi. Duh merinding disko deh dengernya. Tuuuh artis aja bisa ikut bisnis ini, masa kamu ngga??? Udah berasa kebanyakan duit yaaaaa hahahaha





Foto2 diambil dari Mba Dora. Thanks Mbaaaa ...

November 14, 2009

Jangan menunggu hujan reda, namun belajarlah untuk bisa menari di tengah hujan

As posted in Singleparenting Mailing List.

Semalam, seperti biasa menjelang tidur gue duduk di kamar sambil kelonin Rama sambil buka2 internet baca2 web kesukaan gw, web2 motivator2 dunia. Dan melihat tulisan2 disana, selalu membuat jantung gw berdegup demikian kencang dan rasa yang ngga bisa tergambarkan deh. Antara sedih, seneng, bergetar dan kaya gw berasa gw ngga percaya sama apa2 aja yang udah lewat di kehidupan gw. Dan semalem, saking emosionalnya baca 1 web soal perubahan hidup seseorang yang tadinya cuma pekerja biasa namun sekarang bisa keliling dunia dengan gratis, untuk pertama kalinya gw beranjak dan memandang sekeliling kamar gw. Dan akhirnya beranjak ngeliatin semua sudut ruangan dalam rumah gw.

Pertama kali? Lebay, emang saking gedenya tuh rumah sampe ngga pernah diliatin. Diliatin sih iya, tapi klo merhatiin sambil mikir sih baru semalem itu. Dan dari mulut gw ga henti2nya bersyukur. Rumah yang baru gw tempatin seminggu ini bagusss banget. Emang ngga gedongan, emang bukan real estate atau townhouse, emang ngga ada permadani asli Turki atau TV Plasma. Tapi, rumah ini buat ukuran gw bagus banget. Gw yang cuma bergaji kecil ini, bisa tinggal di rumah yang layak, bukan petak, lingkungan bagus, di daerah yang elit Kemang gitu loh (sombong dikit) dan semua barang yang ada di dalamnya hasil keringet gw sendiri, bukan dikasih orangtua, bukan bonus dari perusahaan tempat gw kerja, apalagi dari mantan suami.

Alhamdulillah, Tuhan baik sekali dan memang rencana Allah selalu tepat. Gw sekarang mulai ngerasain buah manis yang gw tanam. Alhamdulillah, gw bersyukur dengan hujan badai yang Allah kasih ke gw hampir setiap hari. Dan Alhamdulillah Wa Syukurilah, karena gw mengambil keputusan yang sangat tepat untuk tidak hanya duduk termangu menunggu hujan2 itu reda untuk bisa melanjutkan perjalanan. Disaat orang lain mungkin hanya duduk termangu menunggu hujan reda, karena takut basah, takut masuk angin, takut ina takut itu, aku memberanikan diri untuk tetap berjalan dalam hujan. Karena ngga ada satupun yang tau, kapan hujan itu akan reda. Gw ga mau klo gw nunggu hujan reda, pasti akan banyak orang yang mendahului langkah gw, ambil kesempatan2 yang Tuhan kasih buat gw, dan akhirnya gw yang paling telat untuk siap2 menyambut pelangi.

Teman-teman singleparents ku. Ibaratnya hidup kita ini sekarang sedang dirundung musim hujan berkepanjangan. Dan tidak ada satupun yang bisa meramalkan kapan hujan itu akan reda. Jadi demi hidup kita, dan anak2 kita, cepatlah lekas bangun dan belajarlah berjalan melawan arus hujan, kalau perlu menari sekalian. Kelak kamu akan merasakan, bahwa tidaklah terlalu buruk untuk berjalan di tengah hujan, ketimbang kamu musti menunggu hujan dalam ketidakpastian. Trust me, you wont regret the decision.

Jangan menunggu hujan reda, namun belajarlah untuk bisa menari di tengah hujan (Darmadi Dharmawangsa)

November 10, 2009

NINA dan ORIFLAME

Aku cerita kilasan tentang bisnis luar biasa aku ini ya. Sebetulnya aku udah tau Oriflame sejak lama. Siapa sih yang ngga tau Oriflame? Aku dari SMA kelas 1 saja udah pake produknya. Cuma emang dasarnya anti sama MLM jadi ngga pernah jadi member.

Dan buanyak sekali orang di sekelilingku yang jadi member, jadi emang dari dulu tinggal beli2 aja ke orang2 itu. Sama sekali ngga pernah kepikiran buat jadi member.

Sampe suatu hari, seorang temanku yang emang sosok luar biasa ini, namanya Ilna. Temanku sejak 2 tahun lalu, dan sempet terputus komunikasi sejak Ilna di PHK dari kantornya. Baru ketemu lagi di Facebook. Nah, sekitar Januari 2009, Ilna mulai bisnis Oriflame, itu aku tau dari Facebook dia yang ngomongin Oriflame mulu. Nah pikiranku saat itu, kok Ilna bisa2nya join Oriflame sih (yaolo kesannya Oriflame hina bener yeh) secara semua orang yang aku kenal join Oriflame kok ngga pernah gembar gembor soal bisnisnya. Akhirnya sejak itu aku mantengin blognya Ilna.

Tanpa diduga2, tidak dalam jangka waktu yang lama, cuma sekitar 3 bulan ajah penghasilan Ilna di Oriflame kok bisa berlipat berlipat berlipat ganda dari gaji kantor aku, malah melebihi pendapatan sampingan aku selama ini. Wah, kupikir boleh juga nih bisnis. Dari situ aku udah niat untuk cari Ilna. Cuman yah, karena kesibukan yang ngga jelas di kantor (aku bilang ngga jelas karena kaga ada duitnya) aku lupa sama niat aku itu. Lagaknya kaya orang ngga butuh duit aja deh Nin. Ya iya, sama banget kaya kebanyakan orang di luar sana. Ada opportunity di depan mata cuma nrimo aja sama zona nyaman yang sama sekali ngga nyaman itu.

OK dipersingkat, saat aku lagi kefefet atau bahasa Poskota nya itu BU, dan emang lagi chit chat sama Ilna, mulailah aku tanya2 soal bisnis luarbiasa ini yang ternyata super duper simple dan ngga serumit yang aku bayangkan. Yang paling penting, bonusnya emang beneran!!! Karena bukti otentik aku udah liat sendiri di sahabatku sendiri, Ilna. Buat yang penasaran kaya apa sih Ilna (cuma ibu Rumah Tangga biasa kok), pengen liat perjalanan dia menuju belasan2 juta ituh silahkan baca disini

Klo anak SMA bisa, ibu rumah tangga bisa. Gimana dengan kamu?

November 09, 2009

6 DIAMOND TO GO!!!!

LOWONGAN PEKERJAAN

Sehat wal'afiat

Senang duit (klo tidak senang duit, terpaksa saya kategorikan anda sakit)

Umur tidak dibatasi

Pendidikan tidak penting, karena Anda akan dapet pendidikan juga disini

Bosan pekerjaan kantor, pengen kebebasan waktu bekerja

Mau dididik untuk jadi kaya raya, foya-foya lalu masuk surga



DIBUKA LOWONGAN UNTUK MENJADI 6 (ENAM) ORANG BERLIAN SAYA!!!

Package yang akan anda dapatkan adalah :

- Kepribadian yang bagus, karena di BOSS Family anda akan banyak bertemu dengan kepribadian2 luar biasa. Kepribadian yang cuma miliknya orang2 luar biasa!!!

- Kebebasan waktu dan kebebasan dalam mengolah uang

- Kesempatan berlibur keliling dunia, GRATIS!!!!

- Mobil mewah, GRATIS!!!!!

- Di bisnis ini Anda ngga akan dilepas begitu aja, karena diberikan fasilitas web replika dan mailing list tempat kamu bertukar pikiran dengan orang2 luar biasa yang telah sukses.


Hubungi saya segera dan jangan sia2kan kesempatan ini. Hanya 6(enam) orang saja!!!!

Mario Teguh Golden Ways 8 November 2009 : Diam Itu Tidak Selalu Emas

Sesuatu yang baik itu sudah dipastikan banyak biayanya, tetapi sebaiknya biayanya itu bukan dengan mengorbankan banyak orang, karena tidak bijaknya beberapa orang. Berbicara salah itu bukan berbicara, melainkan cari masalah. Dan cara mengerti kita untuk melihat orang tidak jujur, hanya dengan mengundang mereka berbohong lagi.

Berbicara adalah proses peningkatan nilai. Kalau berbicara peningkatan nilai, berarti orang ini baik, tujuan-tujuannya besar, rencananya sungguh-sungguh dan sedang berupaya menemukan cara-cara yang tepat.

Berbicara itu harus meningkatkan nilai, dan sebaik-baiknya peningkatan itu adalah yang meningkatkan nilai orang lain.

Ada orang yang kalau berbicara berupaya meingkatkan nilainya sendiri. Perhatikanlah di TV bagaimana orang yang harusnya berbicara jelas, berbicaranya pelan sekali. Ini bukan peningkatan nilai kepada siapapun, melainkan kesan pengurangan mengenai kecerdasan.

Jadi jangan tingkatkan nilai dalam bicara, karena kita ingin kelihatan tinggi. Maka tinggikanlah orang lain, tugas untuk meinggikan diri kita adalah tugas Tuhan.

Kalau orang bicara, lalu hanya membuat orang marah, sebaiknya dia diam. Kalau marahnya ini bernilai besar, maka dengan dia diam akan menyelamatkan keluarnya biaya. Sehingga orang yang kalau berbicaranya merusak, akan bernilai emas diamnya. Karena banyak orang tidak tahu mau berbicara apa, lalu berbicara untuk menunjukan bahwa dia tidak tahu apa yang harus dikatakan.

Tetapi kalau orang itu diam, menyebabkan kesalah pengertian dan perusakan, maka dia harus bicara. Orang ini harusnya bicaranya senilai emas. Dia akan membatalkan kerusakan yang terjadi karena dia diam.

Tetapi kalau dia telah melihat kerusakan karena dia diam, dan terus melanjutkan diam, maka ada sesuatu yang harus diperbaiki.

Tuhan tidak suka kita bingung, jadi Tuhan langsuung menggunakan cara yang kita gunakan untuk merendahkan, sebagai cara untuk memberitahu kita.

Kalau orang menggunakan uang, untuk menurunkan kebaikan, maka dia akan diturunkan uang. Kalau dia berebut kekuasaan lalu menggunakan cara tidak baik yang menurunkan kebaikan, maka dia akan diganggu kekuasaannya. Wanita yang Jaim sekali, yang takut kelihatan tidak cantik, kalau dia melukai kebaikan, maka akan diluakai citranya.

Itu pemberitahuan jelas sekali. Sehingga jangan banggakan sebuah kualitas, untuk menapikan kebutuhan kita terhadap kebaikan. Karena itu yang digunakan oleh Tuhan untuk menurunkan derajat kita.

Sebagai ilustrasi, jika ada pemain bola sehebat apapun, kalau dibanding penonton dan komentator, terkesan lebih hebat penonton/komentator.

Sehingga kita dibuat terheran-heran, kalau ada orang membuat penjelasan salah, kemuadian orang lain marah, dia membuat penjelasan untuk lebih salah lagi.

Semua itu disebabkan dia tidak melihat kesalahannya, sementara kita melihatnya. Mengapa ini terjadi?, karena banyak orang berfokus pada yang dianggapnya benar. Tidak melihat bahwa kebenaran seseorang itu hanya kalau bisa diterima orang banyak.

Itu sebabnya bergaulah, karena semua kualitas diuji dengan pergaulan. Pergaulan itu tidak menganggap diri lebih tinggi dari orang lain.

Banyak orang karena jabatannya tinggi, menganggap semua orang yang dibawahnya tidak pandai. Dalam kenyataannya, tak terkecuali dalam jajaran pemerintahan, banyak orang-orang biasa lebih pandai daripada para pejabat. Buktinya sekarang banyak orang-orang yang disebut pejabat, dinasehati oleh orang biasa.

Sesuatu yang baik itu sudah dipastikan banyak biayanya, tetapi sebaiknya biayanya itu bukan dengan mengorbankan banyak orang, karena tidak bijaknya beberapa orang.

Berbicara salah itu bukan berbicara, melainkan mencari masalah. Dan cara mengerti kita untuk melihat orang tidak jujur, hanya dengan mengundang mereka berbohong lagi.

Jadi bagi kita yang waras, damailah tetapi dengan tetap membuat keputusan yang tegas. Jangan lagi kita salah berharap dari penampilan.

Jangan salah menghitung, karena melihat manisnya orang bicara, atau karena obralan janj-janji. Berpihaklah pada yang logis, karena kejujuran itu adalah bahasa yang paling mudah.

Jadi kalau ada orang yang tidak bisa bicara mudah, mengenai sesuatu yang seharusnya jujur, orang itu pasti tidak jujur.

Maka berhentilah membuktikan bahwa dia tidak jujur. Putuskanlah memang dia tidak jujur, maka urusan akan selesai. Mendengarkan orang yang tidak jujur bicara, akan membuat kita semakin marah.

Sebagian orang memang ditutup pengertiannya oleh Tuhan untuk tidak mengerti bahwa dia salah. Yang mengerti orang salah itu adalah yang anggun.

Kita mau membangun kehidupan berbangsa yang baik. Malu kita mendengar orang-orang yang kecil mencerca orang-orang yang besar, dan pemberitaannya disiarkan di berbagai media di negara lain.

Kalau berbicara itu memperbaiki keadaan, maka berbicaralah. Kalau dengan anda berbicara membuat tidak damainya orang banyak, maka sebaiknya diam.

Keletihan kita dalam hampir dua minggu ini, adalah upaya membetulkan orang salah. Hal ini tidak akan berhasil. Karena siapa saja yang sudah lama melakukan kesalahan, yang sudah lama bergaul dengan orang-orang buruk dan berhutang keburukan, sangat luar biasa kalau dia mengaku dengan cepat bahwa ‘ya… saya salah’, ‘ya… saya telah berlaku tida amanah’.

Jangan betulkan orang, undanglah dia untuk jadi orang baik. Berlakulah santun, jangan buat orang yang anda betulkan itu, anda buat memusuhi anda.

Sampaikanlah ini “Pak, kan Anda tidak ingin, jika anak Anda nanti jadi orang-orang tidak jujur toh’, ‘ kan lebih damai jika dulu anda memutuskan dengan baik toh’,’ dan akan selalu ada waktu untuk memulai berlaku baik sekarang’.

Jadikanlah diri anda sebagai awal kebaikan dengan diam, kalau salah bicaralah. Atau berbicaralah jika memperbaiki. Pantaskanlah kedudukan anda dengan derajat anda.

Ada orang yang diamnya untuk berfikir, tetapi yang lebih parah adalah orang yang bicaranya dipakai untuk berpikir. Dia ini kelihatan tidak terlatih dalam jalan-jalan pemikiran kepemimpinan.

Seorang pemimpin itu harus mempuanyai kualitas yang pantas bagi kedudukannya. Sangat tidak pantas, kalau menunjuk orang hanya karena dia tua, pangkatnya tinggi, ditunjuk sebagai pejabat. Kita harus taruh orang yang berkualitas ditempat yang penting bagi kebaikan 230 juta jiwa orang Indonesia.

Harusnya sudah berhenti masa dimana orang yang tidak amanah memimpin orang banyak. Tapi kita yang memilih menempatkan berdasarkan kriteria-kriteria palsu. Jangan lagi buat kesalahan yang sama.

Diam itu bisa menjadi emas, kalau kita diam itu menghindarkan dari yang melukai orang. Diampun ada caranya, yang paling baik adalah diam yang menunjukan hormat.

Ada yang berbicara dengan gerakan tangan seperti orang berdo’a, dan berdo’a menurut ukurannya. Tetapi ada juga yang berdo’a sudah tidak khawatir dengan ukurannya, dia serahkan ukurannya terserah Tuhan. Atau berbicara dengan gerakan tangan seperti yang memegang hati.

Bisa dibayangkan jika orang berbicara dengan gerakan tangan seperti yang memegang hati. Diam dengan sorotan mata dan wajah yang tersenyum, mengangguk yang dalam untuk yang dikatakan orang, itu diam yang indah dan penuh hormat.

Rencana-rencana rahasia anda adalah menjadikan diri anda besar. Sehingga anda bicara dari sudut pandang yang tidak bisa dibantah orang.

Suami yang tidak berlaku berwibawa didepan istrinya, setinggi apapun pangkatnya didepan anak buahnya, dia akan diperlakukan rendah. Maka suami tidak boleh bercanda tidak karuan, mengatakan kata-kata yang tidak ada gunanya atau tidak menjaga pandangan, sehingga istri tidak melihat dia sebagai orang besar.

Jadi dalam rencana-rencana rahasia anda, jadilah pribadi orang besar, orang-orang yang menolak anda itu karena melihat ukuran anda sebanding, sehingga anda tidak punya nilai dengar.

Banyak penjabat yang ketika berbicara ditinggal tidur andak buahnya, ditinggal ngobrol, atau ditinggal sms-an, karena dia tidak punya nilai dengar.

Bisa dibayangkan kalau bicara saja tidak didengarkan apalagi diam. Kalau begitu dalam rencana-rencana besar anda, besarkan diri anda.

Kalau ada laki-laki yang pendiam, pemarah, dan suka menyiksa istrinya, pasti dia seorang pria yang sedang tersiksa. Tersiksa karena pangkatnya yang rendah, pendapatannya yang kecil, penghormatan lingkungannya yang kecil. Sehingga dia harus tampil gagah didepan orang yang menghambakan hidupnya baginya. Wanita itu kalau menikah dengan pria lain mungkin lebih dimuliakan.

Masalah apapun, fitnah apapun, ketidak patutan, diabaikan dan sebagainya, jadilah orang hebat. Kita akan tetap bisa berhasil, walaupun istri kita tidak baik, atasan tidak baik, anak tidak baik, tetangga tidak baik, ataupun pemimpin tidak baik. Abaikanlah semua ini, mudah-mudahan setelah kita berhasil, mereka lebih hormat.

Apalagi jika istri anda, anda sayangi dan muliakan, sehingga dia memuliakan anda. Apabila anda gunakan anak-anak sebagai tenaga, bagi upaya anda. Sangat tidak bijak apabila hanya bertengkar dengan satu orang saja, kehidupan anda berhenti. Kalau jadi orang yang kuat, abaikan semua itu, berhasil-lah apapun masalah anda.

Cara terdekat untuk memperbaiki rejeki keluarga adalah meningkatkan kualitas kasih sayang pada keluarga. Semakin indah hubungan kasih sayang dalam keluarga, maka akan semakin mudah kebaikan datang menghampiri rumah ini. Karena tujuan dari semua keberhasilan adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai. Pulang ke rumah dengan perasaan damai itu tidak bisa anda bayangkan, terjadi pada keluarga yang bicaranya saling kasar.

Diam itu tidak selalu emas, kalau bicaranya harus mengutarakan kasih sayang. Jadi meskipun ini bukanlah sebuah hukum, bagimana kalau kita menjadikan patokan semua ini bagi diri, orang yang lebih terbuka kasih sayangnya kepada keluarganya, akan lebih mudah terbuka pintu-pintu kebaikan bagi dirinya.

Mulailah dengan mengatakan sayang pada anak dan pada istri anda. Lebih terbukalah mengenai perasaan sayang anda kepada keluarga, karena keluarga adalah tempat dibangunnya kualitas kepemimpinan. Sehingga anda akan lebih mudah melihat kepada orang yang anda layani dengan perasaan sayang yang sebanding.

Diam yang bernilai emas itu dalam ilmu bicara disebut keheningan yang ditaroh dalam tempat yang pas. Jadi orang yang tidak terlatih bicara, itu akan menaruh diam di tempat yang salah. Karena tidak terlatih, berarti bahasa-nya sulit.

Pada bahasan awal disebutkan kejujuran adalah bahasa yang paling mudah. Jadi harusnya orang jujur akan mudah bicara, termasuk mudah diam.

Sehingga orang yang diam pada saat dia harus bicara, dipertanyakan kejujurannya.

Semua keterampilan dalam hidup itu membutuhkan latihan. Berarti berlatihlah. Itu sebabnya kalau kita belum tahu pasti itu benar atau salah, pastikan anda menyampaikannya dengan penghormatan dan kasih sayang. Sehingga kalau kita salah, kita mudah diperbaiki atau dimaafkan.

Kalau kita kasar, dan ternyata kemudian salah, kita bisa mendapatkan perlakuan yang tidak baik.

Kalau kita bicara, berbicaralah yang bisa meningkatkan nilai orang lain. Kalau kita diam, karena kita mengijinkan orang lain meningkatkan nilainya, ijinkan orang bicara, anda diam dulu.

Anjurannya, Kalau kita harus bicara atau kalau mau bicara, cari apakah orang yang didepan anda ini, bisa anda bantu untuk bisa lebih percaya diri, merasa lebih hormat kepada dirinya, menemukan dirinya yang harus dihormati lebih. Cari cara untuk menemukan dia lebih mulia, lalu berbicaralah.

Setiap kali anda mau berbicara, berbicaralah dengan niat memuliakan orang. Lalu perhatikan apa yang terjadi.