Januari 25, 2010

FULL TIME MOTHER ...



Huahahahauhahahaauuahauhahauhauh ....

Bisa ngebayangin deh klo sampe ada anak yang ngisi lembar ujiannya seperti diatas. Kemungkinan besar, si anak memang lebih dekat dengan ART alias Pembantu atau Baby Sitter. Fenomena ini banyak terjadi karena ibu2 jaman sekarang lebih fokus mengejar karir di kantor, mencari uang bantuin suami nih ceritanyaaa, atau malah ada yang punya alasan .. duh ilah ngga keren banget deh jadi Ibu Rumah Tangga, so last year banget!

Setelah aku menikah dan punya anak, targetku berubah. Aku tidak lagi pengen2 amat kerja kantoran. Tapi nasib berkata lain, aku bercerai dari suamiku dan memaksaku untuk mencari uang untuk membiayai anakku sendirian. Alhamdulillah akhirnya aku bergabung di Oriflame, mimpi2ku untuk bekerja penuh dari rumah segera terlaksana dalam waktu dekat. Aduh Niiin nekat amat sih kok mau lepasin kerjaan kantoran while semua orang pada susah cari kerja. Yah, selain alasan ORIFLAME BISA KASIH GW DUIT LEBIH GEDE DARIPADA GAJI KANTORAN, ada alasan2 lain yang bikin aku bertekad untuk segera bekerja dari rumah :

1. Ada waktu lebih bersama keluarga

Jika sebelumnya waktu Anda lebih sering dihabiskan di perjalanan pergi dan pulang kantor, kini waktu yang cukup panjang tersebut dapat Anda manfaatkan untuk sekedar menikmati secangkir susu hangat di pagi hari bersama si kecil. Membuatkan sarapan lezat untuk keluarga Anda dan berbagi semangat di pagi hari. Yang jelas waktu singkat ini adalah momen yang perlu dipertahankan agar keluarga Anda selalu hangat dan kompak.

2. No more bossy man!


Jika Anda terlambat datang dan ada orang yang berkacak pinggang itu kemudian mengomeli Anda, kini hal itu takkan terjadi lagi. Anda bebas mengatur waktu dan kebebasan Anda sendiri tanpa ada yang komplain dengan cara Anda. Kenikmatan luar biasa adalah Anda adalah bos dalam semua kegiatan Anda. Enjoy your own life!

Jangan lupakan juga peraturan2 kantor yang njelimet dan bikin kerja Anda jadi ngga nyaman dan ngga lancar. Telpon2 dari client dan vendor, duh bikin pusing.

3. Waktu istirahat Anda lebih panjang

Kesibukan di dunia bisnis, tekanan dan semua tetek bengek membuat Anda stress dan mempengaruhi kesehatan fisik Anda. Hanya waktu istirahat yang berkualitas yang dibutuhkan. Anda pun akan lebih mampu mengatur dan menikmati istirahat Anda sebelum esok hari melanjutkan bisnis kecil yang Anda jalani dan kembangkan.

4. Hemat jangka panjang

Tak ada uang transport, tak ada uang makan siang di luar, dan beberapa pengeluaran lain yang bisa Anda tekan demi tabungan masa depan Anda. Keuntungan semakin dekat untuk diraih bukan?

5. You’re the boss!


Mau bergaya apapun, memakai baju apapun, bekerja di atas ranjang empuk atau di karpet nyaman dengan setoples kue di samping Anda atau malah di gazebo belakang rumah Anda yang asri, semua dapat Anda lakukan. Anda adalah bos yang mengatur diri Anda sendiri, dapat berbuat semau Anda dan memaksimalkan usaha untuk meraih impian Anda.

Memang nyaman ternyata bekerja di rumah. Tetapi jangan lupakan, disiplin dan tujuan awal yang ingin Anda raih agar Anda tak terlena dengan semua kenyamanan yang Anda nikmati.

Ibu2 yang merasa terbuka hatinya dengan tulisanku? Monggoooo, aku siap diajak ketemuan

Mario Teguh Golden Ways 24 Januari 2010 : Dipimpin Oleh Resiko

Karena akan selalu ada resiko bahkan dalam pekerjaan-pekerjaan yang baik, kumpulkanlah sebanyak mungkin do’a dan harapan baik dari kekasih anda.

Banyak diantara kita membangun kehidupan yang besar, yang sangat beresiko. Sebagian lagi dari kita sedang menunggu kesematan untuk bekerja dan berusaha,yang tidak ada resikonya. Banyak sekali orang yang mau berbisnis kalau tidak ada resikonya.

Resiko adalah ukuran, dampak dari kesalahan, yang justru seharusnya menjadikan kita hebat.
Ada dua orang, yang satu membiarkan pembayangannya tentang resiko;membatasi yang dilakukannya. Tetapi yang kedua, ia membayangkan resiko, yang justru membuatnya lebih hebat.

Kesimpulannya, orang yang takut resiko akan mengkerdilkan upayanya; orang yang menghormati resiko akan menghebatkan dirinya.

Kita harus bedakan antara Kesalahan VS Dosa.
Kesalahan itu wajar bagi siapapun yang belum tahu dan yang belum bisa. Tetapi Dosa justru dilakukan oleh orang2 yang sangat terdidik, yang pangkatnya tinggi, yang ahli mengumpulkan uang.

Berarti yang sulit membangun kehidupan baik, yang tidak begitu pandai cari uang, yang tidak begitu tinggi pangkatnya,justru takut salah; yang pangkatnya tinggi, yang koneksinya banyak justru tidak takut membuat dosa.

Untuk itu harus ada masa dimana kita berlatih membangun kehidupan yang baik, itu tidak takut salah. Orang2 yang gampang ditipu uangnya justru orang yang sulit cari uang.

Jadi kita harus bedakan dulu, yang tidak boleh kita lakukan adalah dosa, karena dosa adalah pengumuman langsung kepada Tuhan “Tuhan aku tahu peraturanmu,tapi aku langgar. Sedangkan kesalahan adalah “Tuhan aku tahu hak-ku untuk berhasil, hanya sekarang aku belum betul2 ikhlas mempercayaimu. Sehingga aku kurang begitu percaya, kalau orang berlaku benar akan dikenali dengan baik.”

Cara mengenali sekeliling kita agar management resiko kita lebih baik adalah dengan baca. Perintah untuk membaca juga membaca kehidupan; dan contoh terbaik dari prilaku kehidupan adalah pada wajah orang.

Wajah kita, cara kita berdiri, warna pakaian kita, bagaimana cara kita mengenakan, semua itu diperhatikan orang. Tampil-lah sebaik mungkin, karena banyak orang mejadi korban dari salah pendapat.

Kalau kita perhatikan saudara2 kita, mereka membawa sebagian dari sifat kita, itu sebabnya kita mudah mengenali. Setiap orang mewakili sifat2 kita juga, maka mudah bagi kita mengenali orang, kalau kita mau melihat sebagian dari diri kita ada pada orang lain.

Tanggung jawab sosial adalah perintah dari Tuhan kepada Kita untuk memajukan yang baik dan mencegah terjadinya keburukan. Hal itu memang tidak diperintahkan kepada setiap orang. Itu diperintahkan kepada para pemimpin diantara kita.

Banyak sekali kita mengatakan “selama bukan aku yang salah, biarkanlah”. Tetapi perlu diingat Tuhan akan menaruh hari2-nya yang kuat, untuk membela saudara kita yang sungainya dicemari untuk alasan ekonomi; yang haknya untuk kepentingan publik belum sepenuhnya dipenuhi dll.

Semua itu akan ada orang yang dibuat oleh Tuhan membela. Mari kita upayakan Indonesia hidup dalam keadilan yang menyejahterakan kita semua.

Ada orang2 yang menyukai resiko. Misalnya dia bergelantungan di bukit tanpa tali. Mereka menyukai element resiko. Tetapi ada orang yang lebih senang di rumah, nonton tv, makan kentang goreng dll.

Yang dikhawatirkan dari sahabat2 Indonesia, setelah program ini selesai, akan kembali ke cara2 hidup biasa. Tidak menjadi pribadi yang lebih berani, yang lebih ikhlas menjadikan Tuhan sebagai pemimpin.

Apa yang akan anda lakukan, jika anda lebih berani?.
Kalau anda lebih berani, anda tidak mungkin melakukan yang anda lakukan sekarang. Anda tidak hanya menerima pangkat hanya itu, tidak menerima gaji hanya itu, tidak menerima perlakuan seperti itu. Anda akan mencoba hal2 yang lebih besar.

Jadi pertanyaannya adalah, apakah kita tertarik kepada keberhasilan?.
Orang itu kadang dibuat harus menyelmatkan diri, kadang orang dibuat tidak suka keadaan disini. Tapi sebetulnya bagi orang yang berfikir, tidak perlu ancaman ini itu; karena tertarik untuk hidup baik.

Kalau kita berfikiran baik, kehidupan ini adalah untuk mencapai hak yang baik. Maka ikhlaslah berlaku baik,jangan biarkan penciptaan anda direndahkan oleh orang lain.

Kita berhak bagi kemuliaan, maka jangan lagi takut resiko. Lebih tertarik-lah kepada janji keberhasilan.

Sebetulnya kalau kita melihat kehidupan ini lebih spiritual, yang namanya resiko itu diberikan kepada orang yang harus memperbaiki diri.

Kalau kita tahu ada resiko, dan resiko itu datang kepada yang harus memperbaiki diri. Berarti jangan sampai pantas diberi masalah. Jadi banyak orang yang mengundang masalah bagi dirinya.

Bagaimana kalau kita tidak melingkarkan kehidupan diseputar rasa takut kita. Bagaimana kalau kita membangun kehidupan diseputar keberanian kita.

Keberanian kita untuk berdagang, keberanian kita untuk melayani dengan santun,keberanian untuk membayar hutang kita, untuk menerima yang pantas bagi kita.

Bagaimana kalau kita befokus pada keberanian kita,dan menyerahkan yang kita takuti itu kepada yang Maha Melindungi Kita. Tuhan itu ada untuk satu tujuan, dan tujuannya adalah kemuliaan kita.

Berfokuslah pada yang anda berani lakukan;serahkan kepada Tuhan hal2 yang berada diluar kendali anda; jadikanlah pribadi anda, pribadi yang lebih disukai orang lain. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Januari 22, 2010

And the award goes to .....

Ini ada sedikit oleh2 dari Diamondku, Mba Meuthia Rizki dan Mba Ilnayuti Sari yang sekarang sedang menikmati liburan sambil Diamond Conference di Mombasa, Kenya.

Ini dibawah aku copas dari emailnya Ilna :

Jadi kemaren tuh di Country Meeting banyak banget yang didapet dari para petinggi Oriflame. Mereka kenalan sama anak pendirinya, foto bareng sama COO nya ... wah banyak banget.

Eeehhh ada award kecil2an juga, yah menurut gue sih ini gak kecil yaaaa karena yang dikerjakan adalah hal yang besar

Jadiiiii .. tadi tuh ada award time, salah satu kriterianya adalah ... Top Accumulated Senior Manager Growth in 2009
(Siapa yang mencetak Senior Manager terbanyak di groupnya
daaaannn inilah hasilnya ...



Bangganya BOSSFam karena Mba Meuthia Rizki berhasil masuk di urutan kedua ..
Urutan pertamanya Ibu Djun In yang merupakan upline langsungnya Mbak Meuthia

Liat deh, Mba Cynthia Venika yang Top 1 nya Indonesia aja di urutan ketiga. Duh duh duh bangga dehhhh

Jadi senang hatilah karena kita udah ada di akar yang bener. Orang2 diatas kita bukan orang sembarangan. Mereka sudah terbukti mencetak jutawan2. Klo mereka bisa, kita pasti bisa juga. Dan senang hati karena kita ada di jaringan dibawah Mba Meuthia Rizki karena kita belajar langsung dari ahlinya.

Yang selama ini cuma jadi pembaca, silakaaaan contact aku yaaaaa. YM, Gtalk dan HP aku semuanya nyala 24 jam!!!

Januari 21, 2010

LABA LABA

Pernah lihat laba-laba?
Pernah lihat jaring laba-laba?
Pernah memperhatikan keindahan laba-laba ini? Oops, keindahan ini tentunya tidak berlaku bagi Anda yang Arachnophobia.

Laba-laba adalah hewan berkaki delapan dari golongan Arachnida. Diperkirakan ada lebih dari 40000 spesies dari 109 famili laba-laba. Laba-laba terkecil (Patu Digua dari Kalimantan) berukuran 0.37mm dan yang terbesar (Goliath birdeater, Theraphosa blondi) berukuran sampai 90mm.

Hewan ini dapat mudah dijumpai di sekitar kita. Jaring laba-laba biasanya identik dengan rumah yang tak terawat. Jaring ini ‘ditenun’ oleh sang pemilik - seekor laba-laba tentunya - dengan hati-hati. Jaring ini difungsikan sebagai sarang dan jebakan untuk mangsa. Serat penyusun jaring laba-laba ini diyakini ilmuwan lebih kuat dari serat baja.

Lalu, apa hubungan laba-laba dan jaringnya ini dengan Oriflame?
Seperti kita semua tahu, Oriflame adalah bisnis MLM.
MLM identik dengan piramida sedangkan laba-laba dengan jaring melingkarnya.
Piramida memiliki satu puncak.
Jaring laba-laba yang melingkar itu menjerat mangsa dimana saja.
Jika Anda tetap fokus pada piramida, Anda pasti berpikiran bahwa yang Anda lakukan hanya akan memperkaya upline Anda.
Tidak pada laba-laba. Semua bagian pada jaringnya memiliki fungsi yang sama: menjerat mangsa. Setiap bagian dari jaring memiliki kesempatan yang sama. Bagian ujung mempunyai kesempatan yang sama dengan bagian pusat jaring.
Anda adalah bagian dari jaring itu.
Anda memiliki kesempatan yang sama dengan upline Anda untuk memperoleh bonus - bahkan bonus yang lebih besar dari upline Anda.
Jaring kecil yang Anda bentuk itu merupakan bagian dari jaring yang lebih besar.
Semakin rapat sela jaring Anda, semakin mudah Anda mendapat mangsa (=bonus).
Jangan takut. Jika jaring bagian Anda rusak, laba-laba (=upline) akan menenunnya kembali.

Jadi, perkuat jaring Anda.
Perluas jaring Anda.
Isi seluruh sela yang ada - buat makin rapat.

Maka yang akan Anda dapatkan adalah:
LABA.
LABA.
Dan LABA.



*Terimakasih Cia

Januari 20, 2010

SEGITIGA

Kadang saat memprospek, kita bisa nemuin pertanyaan ini dari calon prospekan kita :

”Kok loe mau jalanin MLM….??? Itu kan bentuknya piramida, nguntungin yang atas tau. Lo sendiri ga bakal nyampe2 deh di atas…”

Atau mungkin seperti yg eva bilang sebelumnya :

”tingkat feasibility orang sukses di MLM itu Cuma 1%”


Hmmm… coba diliat ke bawah ini deh… Ini pribadiku sendiri yang mencoba menggambarkan, klo ada yang ga setuju, DIEM AJA, huehehehehe… japri maksudnya gitu… Klo setuju, sok manggut, halal klo manggut2 doank.. :D



Dan lihat bagian terbanyak.. KARYAWAN… lalu membentuk apakah sususan tersebut…? Di mataku sih terlihat seperti SEGITIGA.. Lalu, knp SEGITIGA yang ini ga pernah di cela, ga pernah pertanyakan….? Walo kadang hak sama kewajiban di rasa njomplang (gedean kewajiban maksudnyaaah) Dan saat aku bertanya, berapa lamakah secara hirarki, secara sistem ketenagakerjaan kantor tersebut, seorang resepsionis akan mencapai posisi President Director…? Bahkan suka lebih ekstrim, di bbrp perusahaan (ga menggeneralisir ya) salah dikit kasi SP, naik jabatan, banyak yang sirik, takut terlambat masuk kerja krn takut dipotong gaji ato kena sanksi. Dan siapa bilang ga modal…? Pertama masuk kerja, kita kan blm dapet gaji tho…? untuk transportasi keluar kocek sendiri, untuk makan siang keluar kocek sendiri, untuk beli baju kerja, pake kocek sendiri. baru akhir bulan di gaji. Sama2 bermodal lah…

Dan knp masih banyak yang menutup pikiran dan tak jarang mencela pemain MLM dengan beranggapan semua MLM adalah bertipe piramida…..? Tanya ken….apa…. :D

Oriflame.. sama sekali nggak.. :) (entah ya MLM lain.. :D) Terbukti Cynthia Venika, orang nomer 1 di Oriflame Indonesia, bahkan Oriflame Asia Tenggara, bukanlah yang pertama join di Oriflame. Bahkan Uplinenya, memiliki posisi yang ada di bawahnya.. :)

baca deh di mari


Jadi, mohon bantuan teman2 juga lah… Apabila memang blm paham sistem Oriflame, jangan semena2 juga men-judge kami dengan sangkalan yang bermacam2. Takutnya jadi ga enak, kami jadi semakin cinta sama bisnis kami dan semakin sukses, dan kalian semakin melihat kami sebagai orang aneh. Karena kalian bekerja di lingkungan yang menerapkan segitiga total, ya ber toleransi-lah kita. Ga mau join, ga masalah… :) Duniamu kadang bukan duniaku.. :) Tapi ciptakanlah kedamaian diantara kita.. :P

Nah, kalo ada yang baca ini terus terbuka pemikirannya, monggo lah, banyak cara untuk bisa menghubungi aku.. :)


*thanks Cia

Januari 18, 2010

Mario Teguh Golden Ways 17 January 2010 : Penjara Bintang Lima

Kita ini terpenjara. Yang paling utama pada banyak orang, terpenjara pada perasaan menunggu dibuat berhasil. Kita ini sedang menunggu dibuat berhasil, sedang menunggu digaji lebih tinggi, sedang menunggu dinaikan pangkat, sedang menunggu dikasihani, sedang menunggu dihitung benar. Bukan sedang menunggu hasil dari kerja keras, dari keberanian untuk memunculkan diri sebagai pelayan terbaik dibidangnya.

PENJARA adalah : apapun yang menjadikan anda menunda yang penting bagi anda; yang menjadikan anda dalam keadaan yang sama, dengan masalah yang sama dan kesulitan yang sama.

Contoh orang2 yang terpenjara:

*Ada seorang wanita karir dia bekerja dalam suatu perusahaan dengan gaji yang sangat tinggi melebihi gaji suaminya. Karena takut kehilangan pekerjaannya, dia rela menunda untuk hamil hingga masuk dalam usia yang sudah rentan untuk hamil. Dia sebetulnya di penjara oleh uang yang tidak seberapa, dan ditukar dengan potensi anak2 yang pintar2 dan lucu2 itu di masa depan.

*Ada seseorang yang menikah dalam pernikahan yang sangat buruk sekali, tetapi dia tidak bisa melepaskan diri dari pernikahan yang buruk itu hanya karena pasangannya seorang yang kaya raya.

Terkadang kita memilih lebih baik bersahabat dengan iblis yang sudah lama kita kenal, daripada berkenalan dengan malaikat baru.

Marilah kita berpihak kepada yang penting bagi kita, dan menyadari bahwa sebagian besar dari kenyamanan yang kita pikir keuntungan,adalah penjara yang mencegah kita masuk ke kehidupan yang lebih baik.

Kita itu diciptakan dengan semua potensi yang ada pada semua mahluk. Seorang bayi dilahirkan dengan potensi menjadi sebaik malaikat atau sekejam iblis.

Media masa sekarang sedang dipenuhi dengan pemberitaan2 yang sebetulnya tidak mendidik anak2 kita. Pejabat2 tinggi direndahkan, orang2 yang berpangkat tinggi dituduh tidak jujur, kemudian mempertahankan dirinya dan tidak tahu siapa yang benar. Orang2 yang terhormat berbicara dengan bahasa orang2 yang tidak terhormat.

Kita merindukan ada seorang pemimpin yang tegas dan berani mengatakan semua ini, “Berhenti itu semua, dan berpihaklah kepada yang baik”.

Banyak televisi yang dipenjara oleh ‘income’ dari memberitakan yang tidak baik. Itu penjara, bintang lima memang, tetapi dampaknya bagi kehidupan bangsa menjadi tidak baik.

Kalau begitu, bukan me-label diri kita sebagai malaikat atau iblis, tetapi memeriksa kualitas dari pekerjaan kita bagi orang lain.

Tidak mungkin anda bisa membahagiakan orang lain, kalau yang anda lakukan tidak mendamaikan anda. Atau tidak mungkin anda menjadi pribadi baik, kalau yang anda lakukan tidak menolong orang lain dari kesulitannya.

Hindari jadi orang ‘Low Profile’ dan jadilah anda orang ‘Good Profile’. Jangan menipu orang bahwa anda sebetulnya seseorang yang berwenang. Semua itu harus terlihat pada pandangan mata anda dan pada kata2 dalam kalimat anda.

Kesalahan2 terbesar dalam hidup adalah salah mempercayai orang. Karena kita menduga salah, bahwa orang yang kita percaya sebagai pasangan hidup, sebagai partner, sebagai karyawan yang penting, ternyata meleset.

Ketika seseorang tampil dihadapan kita, otomatis kita membuat penilaian. Anda tidak bisa menghindari penilaian. Orang itu meminta atau tidak, pasti anda menilainya.

Maka sadarilah anda, apapun penampilan anda, itu dinilai. Dan setiap orang membuat keputusan berdasarkan penilaiannya.

Jadi sangat mungkin kita adalah korban dari kesalahan penilaian orang lain, karena kita tidak tahu caranya tampil. Maka hati2lah dengan cara kita menampilkan diri.

Banyak orang tidak sadar bahwa sebagian besar penolakan yang diterimanya, karena penampilannya tidak mencerminkan kebutuhan untuk disetujui.

Orang bisa diputuskan apa pekerjaannya berdasarkan penampilan, dan itu tidak selalu ‘fair’. Tetapi kehidupan bermain dengan peraturan itu. Hormati peraturannya, tampillah yang baik, lalu buktikan bahkan anda lebih baik dari yang mereka duga.

‘Good Profile’ itu dimulai dari bahasa. Kalau orang menyepelekan kita sebelum bicara, tidak masalah. Tetapi kalau kita harus bicara, karena dalam hidup ini harus bicara, maka berbicaralah dengan suara yang menggelegar dan lantang, melihat lurus kedepan.

Dan jika tidak ada yang baik untuk dikatakan, lebih baik diam. Karena peraturan pelayanan mengatakan ‘jika tidak ada yang baik, jangan katakan apapun’. Karena orang yang sudah habis bercerita, dan masih bercerita, pasti ceritanya buruk.

Jadi ‘Good Profile’ itu ada dalam bahasa, karena bahasa adalah pembeda kelas yang sesungguhnya.

Ada dua arahan dalam hidup jika ingin baik, yaitu harus tertarik surga atau takut neraka.

Pengertian bahwa kebaikan yang membayar bagi kebahagiaan, belum sepenuhnya ada dalam kehidupan masyarakat kita. Kita masih di-didik oleh hal2 yang salah, bahwa kebahagiaan bisa dibeli.

Diantara para penjahat, bahwa dipenjara itu bukan sesuatu yang memalukan. Mereka hanya bilang, itu nasib sial. Tetapi bagi orang baik, jangankan dipenjara, bahkan baru dituduh saja, itu sudah perendahan derajat.

Jadi banyak-kan lah orang yang mengerti kebaikan; supaya mereka memiliki rasa malu yang sama dengan orang baik.

Dalam proses kita menjual kebaikan, kita berlaku dengan cara yang membuat orang tidak menyukai kebaikan. Sebagai contoh, anggota dewan yang bicaranya tidak santun, pejabat yang bicara-nya merendahkan orang lain; seolah-olah orang tidak tahu bahwa dia tidak jujur.

Semua hal ini yang perlu kita perbaiki, mulai dari diri kita sendiri. Kalau kita belum sepenuhnya jujur, berbicaralah santun kepada orang yang anda kita tidak jujur.

Cek apakah anda tidur dengan damai, dengan bantal yang lunak. Karena tidak ada bantal yang lebih lunak daripada hati nurani yang bersih.

Tujuan program dalam episode ini, lebih berpihak kepada saudara2 kita yang bebas, tetapi yang terpenjara oleh konsep2 yang tidak baik. Seperti kalau orang dilahirkan dari keluarga miskin - tidak boleh kaya, kalau tidak punya koneksi - tidak ada harapan, atau bekerjalah cari pensiun - walaupun gajinya kecil.

Kita masih terpenjara melihat kebaikan hanya dari satu agama, dari satu suku, atau dari satu bangsa. Kita juga merasa bahwa kalau kita tidak sama kasarnya dengan teman2 kita, maka kita tidak punya tempat.

Banyak sekali orang2 yang sedang dipenjara oleh pengertian2 salah. Dan semua ini yang menuntun mereka untuk betul2 masuk dalam penjara yang sebetulnya. Dan kemudian menjadi bagian dari pemberitaan, karena dia harus membayar lebih mahal untuk penjaranya.

Sebetulnya perjuangan paling sibuk, dan paling banyak menyita waktu anda adalah perjuangan meinggalkan apa adanya anda sekarang. Sebetulnya untuk bisa jadinya nanti.

Bagaimana mungkin menjadi pribadi nanti yang lebih mapan, yang kaya, yang sejahtera, yang berpengaruh; kalau masih menyimpan diri yang santai, yang malas, yang penunda, yang penakut,yang klenik.

Jadilah pribadi yang tidak mempan diramal, jika ada orang berusaha meramal nasib anda, maka tersenyumlah lalu katakan “itu bergantung dariku, bukan darimu”.

Bagaimana mungkin kita bisa menjadi yang sejahtera nanti, kalau kita masih mempertahankan diri kita yang penunda yang malas sekarang.

Bagi orang yang tidak menghormati dirinya, dia akan sediakan dirinya jadi serendah-rendahnya orang, karena banyaknya bayaran.

Kalau ada orang yang mengatakan “Lebih baik dia direndahkan dirinya, dengan dipenjara bintang lima; daripada orang yang bangga dengan kejujurannya yang tinggal dikolong jembatan”; itu adalah perintah bagi kita orang2 baik yang sudah sejahtera, untuk menyisihkan sebagian uang, untuk pendidikan saudara kita yang salah mengerti.

Kita ini terpenjara yang paling utama pada banyak orang, terpenjara pada perasaan menunggu dibuat berhasil. Kita ini sedang menunggu dibuat berhasil,sedang menunggu digaji lebih tinggi, sedang menunggu dinaikan pangkat, sedang menunggu dikasihani, sedang menunggu dihitung benar. Bukan sedang menunggu hasil dari kerja keras,dari keberanian untuk memunculkan diri sebagai pelayan terbaik dibidangnya.

Sebagian besar dari kita ini sedang terpenjara dalam perasaan menunggu; sehingga kalau tidak berhasil, kita marah kepada orang lain.

Gaji dan rejeki yang kita dapatkan adalah keputusan Tuhan. Gaji dan pendapatan itu urusan pribadi, bukan urusan orang lain.

Maka duduk-lah pada malam2 yang sepi, berbicaralah dengan ramah kepada yang menyejahterakan kita, lalau bertanya “Tuhan apakah ada yang harus aku perbaiki, agar mudah bagiku untuk berejeki baik?; jadikanlah tahun 2010 ini menjadi tahun yang cepat mendahulukan yang penting, cepat mununda yang tidak baik bagiku, mendengarkan yang baik, melihat yang baik, membicarkan yang baik. Agar diriku dipihak-kan kepada kebaikan.”

Kalau anda pasrah betul2, anda tahu bahwa penghinaan orang itu membuat bahwa anda seharusnya tegas mencari pergaulan yang baik.

Kalau anda digaji seperti anda dipuaskan dengan bayaran sebanyak kacang; anda itu diberitahu untuk mencari tempat yang lebih menghargai. Tetapi kita tidak ikhlas mempercayai bahwa Tuhan itu akan membayar kita ditempat yang lebih baik, dan menukar Tuhan dengan bayaran kecil.

Bahkan ada diantara kita yang bekerja menjadi tukang suap, menjadi negosiator kepada pejabat, supaya meringankan hukuman kepada klien-nya.

Kita tidak betul2 ikhlas ber-Tuhan, dan menerima hanya yang halal, kita bersedia dibayar dengan gaji yang tidak baik, bekerja pada perusahaan yang merugikan kesehatan masyarakat.

Kalau semua kita baik, tidak akan ada perusahaan yang mencemari lingkungan bisa punya karyawan, karena kita semua menolak digaji dari uang2 yang tidak berkah.

Tidak ada satupun dari kita yang terbebas dari fitnah masa lalu. Maka jangan coba membuat fitnah baru. Lalu jadilah pribadi yang Tuhan cegah dari fitnah2 masa lalu yang masih mau mengigit kita sekarang itu; supaya kita lulus menjadi pribadi yang baik. Hidup damai dalam kebaikan, dan melepaskan diri dari penjara yang menunda kita, masuk ke kehidupan kita yang baru.

Januari 15, 2010

Produk-produk ORIFLAME halallll ...



Consultant & Pelanggan Oriflame Yang Terhormat,

Saya mengkonfirmasikan bahwa berdasarkan peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.05.1.23.3516 tentang “Izin Edar Produk Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Makanan dan Makanan yang Bersumber, Mengandung, dari Bahan Tertentu dan atau Mengandung Alkohol” tertanggal 31 Agustus 2009, semua produk Oriflame yang beredar di market Indonesia sudah memenuhi persyaratan dari peraturan ini.

Kosmetik dengan kandungan alkohol: Setiap produk yang mengandung alkohol denat harus memiliki label indikator % di kemasan luar. Alkohol denat dikenal secara meluas sebagai tatanama internasional untuk denatured alcohol.

Kosmetik dengan kandungan spesifik: Adalah kebijakan Oriflame untuk tidak menggunakan kandungan apapun yang diambil dengan cara menyakiti hewan. Produk-produk Oriflame tidak memiliki kandungan di bawah ini:
a. Babi dan anjing.
b. Kematian hewan, termasuk pembunuhan terhadap hewan yang dilakukan tanpa prosedur islam.
c. Hewan dengan taring gigi.
d. Hewan yang menggunakan cakar.
e. Darah dan plasenta dari hewan.

Marina Bishop
Director of Regulatory & Technical Affairs
Research & Development Department

Januari 12, 2010

Aku naik level!!!

Cerita awalnya dari saat training seminggu yang lalu. Upline ku, Chietut kasitau klo BPku sedang beranjak naik, dan officially naik level. Wah kebayang deh bulan Januari aku naik panggung di BOP. Obsesi narsisku tersalurkan ...

Tapi BP tidak berhenti sampai situ. Masih bergerak terus dan terus, dan di sela2 kesibukanku pas lagi stripping event bulan Desember kemarin, Chietut ngasi aku strategi untuk lompat level. Berhubung aku ngga suka yang kecil2 dan mimpiku tinggi2 jadi aku mengiyakan untuk lompat level.

Ketegangan dimulai, sampai pada puncaknya tanggal 30 Desember saat tutup poin. Kejar2an sama waktu sama upline2ku. Dan untungnya Family ini sungguh mendukung 100% dan di tengah2 aku ribet kerja kantor, aku akhirnya lompat level!!!!!

Fufufufufufu, foto2 saat BOP upload entaran ya. Masih di kamera Agung soalnya.


Targetku bulan depan, mencapai posisi Manager. Bismillah

Januari 11, 2010

Mario Teguh Golden Ways 10 Januari 2010 : Gajiku Bukan Aku

Kesungguhan berkarir adalah kualitas keadaran seseorang untuk tetap berada dalam perjalanan yang telah dirancangnya sebagai jalan menuju kecemerlangan karirnya. Ukuran dari hasil Anda dalam bidang apa-pun, ditentukan oleh kualitas dari kesadaran Anda dalam menapaki langkah-langkah terencana yang secara bertahap memperkuat dan meninggikan Anda.

Jangan abaikan ‘kesejahteraan’ karena ini menjadi dasar dari mudahnya mendapatkan rasa tenang, mudahnya tidak merasa khawatir. Kita tidak boleh khawatir mengenai apa yang akan kita makan besok. Karena setelah itu akan menjadi mudah bagi kita untuk mencapai ‘Kebahagiaan’.

Jadilah pribadi yang sejahtera, karena semua ujian dimulai dari sana. Orang yang paling malas yang paling tidak berguna bagi kehidupan adalah orang yang malas memberi makan dirinya sendiri.

Setelah kita sejahtera dan bahagia, baru kemudian kita membangun kecemerlangan. Untuk apa kita dilahirkan dikehidupan ini, itu dijawab pada tahap ini. Tetapi dasar dari semua ini adalah menjadi pribadi yang mampu membiayai dirnya. Formulanya sangat sederhana “Bangunlah kemampuan yang setidaknya sama dengan keharusan-keharusan kita”.

Orang yang maunya gratis tidak akan mampu membeli. Karena semua tenaga mentalnya digunakan hanya untuk mencari yang gratis2, lupa membangun kepantasan dibayar. Orang yang pantas dibayar malah tidak mau di-gratis-kan.

Untuk itu marilah kita menjadi pribadi yang bernilai, yang kemampuannya diatas keharusan-keharusannya, yang kedamaian hatinya membuat orang lain mensyukuri kehidupan dan menemukan tugas yang sudah ditetapkan Tuhan bagi kita. Tidak ada orang yang tidak punya tugas yang hebat dalam kehidupan ini.

Uang itu memang bukan segala sesuatu, tetapi uang itu penting. Semua orang yang mengatakan bahwa uang itu tidak penting, itu selalu orang yang tidak punya uang. Karena orang yang punya uang itu tahu anaknya harus sekolah disekolah yang baik, tahu istrinya harus diberikan kendara yang baik dan aman, diapun harus menyiapkan ruang tamu yang nyaman untuk memuliakan para sahabatnya.

Kita harus membangun kehidupan yang sejahtera. Jangan anggap uang karena sulit dicapai lalu kita tidak berhak mencapainya. Karena kaya itu adalah hak.

Bagi sahabat2 yang masih merasa minder karena gajinya masih kecil; bersabarlah karena gaji kita itu sementara. Setiap kali kita mendengar sesuatu yang membuat kita kecil hati katakan “ini sementara”. Katakanlah pada diri sendiri “Aku orang besar yang masih berada dalam tahap pembentukan”.

Ambilah orang yang sombong karena harta, anda akan menemukan orang yang lebih kaya dari dia dan tidak sombong. Perhatikanlah suami2 yang sombong kepada istri dan anak2nya, itu selalu orang yang gajinya kecil.

Jadi jika ada orang yang sombong, perhatikan dengan lebih seksama bahwa sesungguhnya tidak ada yang pantas kita somongkan. Karena pada hakikatnya kita ini hanya diijinkan; diijinkan berpangkat tinggi, diijinkan begaji tinggi, diijinkan bernama baik.

Sudah banyak terbukti, orang yang tinggi kedudukannya, kemudian tidak amanah, mereka diturunkan bukan pangkatnya tetapi derajatnya; karena derajat-pun diijinkan Tuhan.

Yang membuat kita bangga dengan diri itu bukan keadaan. Tidak boleh ada orang menilai dirinya berdasarkan keadaan. Orang yang sedang dilebihkan menilai keadaannya lalu dia akan sombong; dan orang yang sedang dikurangkan menilai keadaannya, lalu dia akan minder.

Orang itu harus menilai potensinya. Jika orang menilai potensinya kedepan, dia tidak akan pernah minder. Orang lain gajinya lebih tinggi dari kita, tetapi kita tahu apa yang kita lakukan sekarang bahwa akan bernilai, kita tidak akan pernah minder. Karena kita tidak dibatasi oleh apapun, keculai kesungguhan menjadikan potensi itu kenyataan.

Jadi jika anda mau punya harga diri, hargai potensi anda.

Yang paling baik bagi seorang pekerja adalah melebihkan kontribusi. Kalau anda menghasilkan besar itu hanya masalah waktu, sebelum anda dikenali.

Jadi penyebab mengapa banyak orang yang menganggur, karena mereka bukan mencari pekerjaan, tetapi mereka mencari uang. Buktinya kalau pekerjaannya baik, sementara uangnya tidak cocok maka dia tolak. Jadi orang yang sering gagal mendapatkan pekerjaan, karena dia cari uang. Kalau anda mencari pekerjaan, selalu ada pekerjaan yang kontribusinya ditunggu dari anda.

Jika dunia menilai orang dari kedudukan, maka jadilah orang yang mempunyai kedudukan setinggi mungkin. Jika dunia menghormati karena pangkat, jadilah orang yang berpangkat setinggi mungkin. Karena anda harus berhasil dikedudukan dan pangkat setinggi mungkin, agar masyarakat tahu bahwa ‘derajat’ adalah tingkat tertinggi dari seseoarang.

Sekarang adalah saat yang tepat untuk mengajarkan kesemua orang bahwa derajat itu paling penting; karena banyak orang yang kedudukannya tinggi dan pangkatnya tinggi yang sekarang derajatnya sedang turun. Karir terbaik adalah karir derajat.

Kalau semuanya tidak pasti, maka apapun mungkin. Karena tidak pasti saya jadi jendral, maka mungkin saya jadi konglomerat.

Kenapa kita menggunakan ketidak pastian untuk menakut-nakuti diri, tidak membebaskan kita. Karena setiap batasan punya pembebasan.

Tidak ada jaminan bahwa perubahan akan membawa perbaikan. Tetapi adakah perbaikan yang bisa dicapai tanpa perubahan?. Tidak ada orang yang sama lamanya, berhak dihargai baru. Hanya orang yang memperbaharui diri yang berhak bagi kehidupan yang kualitasnya baru.

Bagi para orang tua, tugas orang tua dalam mendukung karir seorang anak adalah membantu sang anak berhasil dalam pilihan apapun.

Orang tua tidak boleh pilihkan hidupnya, dia hidup dalam pilihannya sediri; maka bantulah dia mencapai keberhaasilan yang maksimal didalam pilihannya.

Tanpa anda sadari sebetulnya ada tulisan harga diwajah kita; karena selalu ada indikasi orang itu pantas dibayar berapa?. Orang yang bicaranya tenang dengan orang yang bicaranya sambil mengangguk, akan lebih tinggi bayarannya orang yang berbicara tenang; karena orang yang berbicara sambil mengangguk adalah orang yang takut ditolak, dan orang menilai dia untuk dibayar tidak mahal.

Orang yang menuntut yang terbaik, akan mendapatkan yang terbaik. Orang yang maunya terima apa adanya, dapat apa adanya. Maka pantaskanlah diri; berpakaian-lah yang baik, berbahasalah yang pantas.

Semua orang2 yang berhasil adalah yang pandai mengabaikan yang tidak berpihak kepada keberhasilannya. Maka dengarkanlah nasihat yang baik, belajarlah untuk mengabaikan komentar yang tidak berpihak kepada keberhasilan anda.

Dengarkan nasihat baik, karena orang yang mendengar nasihat baik membangun pikiran dan perasaannya, dan mempengaruhi kebaikan tindakannya.

Orang yang menyesuaikan prilakunya dengan gaji yang kecil, menjadi pantas digaji kecil. Orang yang digaji kecil harus bekerja paling keras, karena dia paling butuh naik. Dan semua orang yang digaji besar, itu mulainya dari digaji kecil. Dan yang paling berhasil dari orang yang digaji adalah orang yang tidak perlu gajian lagi; karena dia memiliki usahanya.

Anak muda sering melakukan kesalahan dengan kurangnya menghormati orang karena ia menganggap orang ini tidak kaya. Karena hanya orang tampilannya tidak kaya, tidak banyak uangnya, lalu kita menyepelekan. Maka belajarlah untuk menilai orangnya bukan yang dikenakannya.

Dan orang paling mudah dikenali dari bahasanya. Bahasa adalah pembeda kelas yang sebetulnya. Anda tidak boleh tertipu dengan bahasa orang. Orang yang penampilannya sederhana, tetapi bahasanya baik, pasti ia menyimpan kekuatan besar.

Tetapi orang yang kelihatannya besar, pangkat dan kedudukannya tinggi, tetapi bahasanya tidak konsisten, itu tanda ada kualitas yang disembunyikannya.

Jadi berhati-hatilah dalam menilai orang, lebih baik anda menghormati terlalu tinggi, daripada menghormati kurang.

Kalau anda ingin mengetahui seberapa bernilainya anda, perhatikan apa yang anda lakukan waktu orang memuji anda. Apa yang anda lakukan waktu ada orang bilang “Terimakasih”?. Apa yang anda lakukan waktu orang mengatakan “Untung ada Anda”?. Jadi kalau orang sampai mengatakan “untung ada Anda”, anda tahu itu kualitas yang harus anda hormati pada diri anda sendiri.

Gaji kalau tidak disiasati dengan baik itu mengkhawatirkan. Karena naiknya dibatasi oleh perusahaan. Karena inflasi lebih tinggi dari kenaikan gaji, sehingga banyak orang sebetulnya melemah, kalau kita bicara gaji.

Pertanyaannya, sebetulnya Tuhan menentukan pembatasan tidak, pada rejeki kita?, tetunya tidak. Terus kenapa kita memberikan batasan pada gaji. Mengapa anda berkecil hati mengenai gaji, padahal Tuhan tidak membatasi kenaikan gaji. Berarti ada sesuatu yang kita lakukan yang membatasi diri.

Gaji dan Reward itu berbeda. Reward bisa datang dari manapun, karena apapun yang anda lakukan, gaji itu sudah ada standardnya.

Kenapa orang gajian itu gampang stress?, karena dia tahu kisaran kenaikannya gajinya. Bekerja bertahun-tahun pun sudah ketahuan berapa yang dia dapatkan. Ini yang membuat dia kecil hati. Bahwa cita2nya yang besar itu tidak bisa dicapai menlalui gajinya. Itu sebabnya dia minder, lalu dia bilang “Aku gajiku”.

Untuk itu pikirkanlah, segala sesuatu dalam kehidupan ini sementara, termasuk status anda sebagai orang gajian. Meskipun tidak dianjurkan semua orang menjadi wirausahawan, tetapi Indonesia akan kuat apabila sebagian besar pendapatan masyarakatnya karena kewirausahaan, bukan karena gajian.

Akan selalu ada orang yang dihargai lebih tinggi daripada kita. Berarti standard apapun yang ditetapkan perusahaan akan berubah, kalau penghormatan orang2 yang menetapkan gaji itu berubah kepada kita.

Jadi cara meningkatkan gaji yang paling baik adalah menigkatkan penghormatan orang2 yang menggaji kita. Karena hasil baik yang kita bangun melalui hubungan baik dengan pelanggan, membangun suasana organisasi yang damai,meneladankan sikap2 yang setia kepada perusahaan.

Berarti cara membangun penghargaan kepada kita adalah mempengaruhi hormatnya orang kepada kita.

Jadi, hormati diri anda, tingkatkan penghargaan orang kepada yang kita lakukan, buat orang lebih menghargai kehadiran anda, orang mensyukuri datangnya anda. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Januari 04, 2010

Mario Teguh Golden Ways 3 Januari 2010 : Rindu Untuk Diperhatikan

Perhatikanlah yang menarik perhatian pria, yaitu wanita yang matanya lebar saat melihat suaminya. Hal ini akan lebih bagus daripada memperhatikan harta, harta itu setelah beberapa saat akan membiasa. Wanita itu harus menjadikan dirinya menjadi menarik bukan sekedar yang dipakainya.

Orang yang diperhatikan selalu dilebihkan, sehingga orang yang perhatian, dari orang lain baik kepadanya, hidupnya akan baik. Itu sebabnya dalam episode ini akan dibahas “Rindu Untuk Diperhatikan“.

Banyak sekali wanita yang mengeluh tidak diperhatikan pasangannya, karena suaminya terlalu sibuk melanglang dunia, pulang sebagai pahlawan, sehingga terlalu capek untuk hanya sekedar tersenyum. Padahal istrinya sangat ingin menceritakan kejadian selama dirumah.

Rindu untuk diperhatikan menjadi sangat penting sekali, kareana keluarga akan damai kalau masing2 memberikan perhatian yang mendamaikan dan yang menggembiraan.

Ada kepantasan untuk segala sesuatu, begitupun ada kepantasan untuk diperhatikan; dan rata2 orang yang mengeluh tidak diperhatikan, tidak pernah bertanya apakah dia pantas diperhatikan.

Untuk para suami dan istri Indonesia, cobalah kita perhatikan pada waktu awal pernikahan kita. Waktu muda menikah, kita itu sesuai satu sama lain pada usia dan tingkat itu. Kalau masing2 lulus SMP/SMA, masing2 akan sesuai untuk kelasnya waktu itu.

Kita tumbuh dalam pergaulan, dan biasanya yang lebih luas pergaulannya adalah suami. Sehingga suami yang lebih banyak dipuji dan diberikan ucapan terimakasih, tumbuh lebih cepat daripada istinya yang bekerja dirumah.

Hal ini menyebabkan rentang jarak, yang membuat istri merasa tidak diperhatikan, karena diperhatikanpun sudah tidak cocok lagi untuk suami yang sekarang lebih tinggi kelasnya. Itu sebabnya jika keluarga mengharapkan keadaan yang indah, perhatikanlah kepantasan bagi satu sama lain.

Tumbuhlah bersama-sama, jangan biarkan salah satu tidak tumbuh karena batasan2 keluarga atau karir. Wanita sudah berusaha berpenampilan perfect tetapi tidak ditengok-tengok pasangannya, karena kebanyakan dari niatan wanita
berpenampilan seperti itu tidak untuk suaminya. Berapa banyak wanita yang berhias untuk suaminya, kebanyakan wanita berhias kalau mau ke undangan.

Berarti banyak wanita berhias bukan untuk suaminya, tetapi untuk orang lain. Kalau untuk suaminya biasanya hanya cukup menggunakan daster yang sudah lusuh. Jadi kalau mau diperhatikan, tunjukan kualitas anda, bahwa anda layak untuk diperhatikan dari awal.

Untuk itu kepada para istri pastikan anda berhias sebelum suami pulang. Dan perhatian itu bukan hanya kepada yang dipakai, karena pria ketertarikan awalnya mungkin fisik, tapi setelah beberapa saat pria itu lebih intelektual, dia
menginginkan wanita yang bisa diajak bicara dengan cerdas.

Karena sudah tidak cocok lagi jika seorang suami yang pergaulannya luas telah melanglang dunia, bertemu kembali dengan istri yang hanya nonton sinetron yang sama, bergaul dengan teman2 yang sama, ngomelnyapun tentang hal yang sama.

Jadi anjurannya untuk wanita Indonesia yang super, imbangilah wawasan seorang suami, karena suami lebih tertarik kepada wanita yang sama dalam gelombang pikirannya, dalam bidang yang dikhawatirkan, sehingga suami merasa ada pendamping yang mengangkatnya.

Karena banyak wanita hanya menjadi beban suami. Kalau tidak berbicara, paling tidak wanita itu bertanya mengenai impian2 suaminya. Pertanyaan yang paling sulit dijawab oleh siapapun, setinggi apapun pangkatnya orang adalah ’setelah ini apa?’.

Kalau seoarang wanita bertanya kepada suaminya, “mas setelah ini apa?”, hal ini membuat suami akan terpacu untuk berpikir lebih baik, lebih kuat dan lebih luas. Perlu diperhatikan pula, jangan coba ingatkan masa lalunya.

Banyak wanita salah mengerti mengenai apa yang disukai pria, coba perhatikan ibu2 darmawanita misalnya, mereka bersanggul besar2, karena mereka berpikir semakin tua suami, semakin suka rambut.

Jadi perhatikanlah yang menarik perhatian pria, yaitu wanita yang matanya lebar saat melihat suaminya. Hal ini akan lebih bagus daripada memperhatikan harta, harta itu setelah beberapa saat akan membiasa. Wanita itu harus menjadikan dirinya menjadi menarik bukan sekedar yang dipakainya.

Mengapa kita sedemikain peduli dengan orang yang sudah tidak pantas lagi untuk diperhatikan?, kalau orang sudah tidak pantas lagi untuk diperhatikan, mengapa anda risaukan?, keculai anda terikat dalam ikatan pernikahan. Kalau sudah terikat dalam ikatan pernikahan, maka ini menjadi kewajiban, karena dulu juga kita pernah sangat mencintai dia.

Jika ini terjadi pada pasangan kita, masih bisa di-recandle; ilustrasinya ketika kita lahir sebagai bayi, kita sangat menarik, tetapi ketika dewasa menjadi tidak menarik lagi, pasti ada yang kita lakukan yang mematikan daya tarik kita. Kenalilah apa yang kita lakukan itu, kemudian dibalik.

Perhatian yang paling membaikkan diri kita adalah perhatian dari Tuhan. Tapi berapa banyak diantara kita yang cukup memperhatikan Tuhan?.

Banyak orang ketika diberikan kesedihan oleh Tuhan, kalimat2nya selalu bernada protes “kenapa aku?”, mengapa orang yang hidupnya tidak sebaik aku hidupnya lebih baik dari aku?”, “bukankah aku sudah baik?”, maka jika sampai hati Tuhan langsung jawab “Jika kamu baik, kenapa kamu menderita?”.

Jadi rumusnya kalau kita sedang merasa menderita, itu peringatan kepada kita, bahwa ada sesuatu yang harus diperbaiki. Karena belum tentu orang yang menjahati kita itu orang jahat; tapi pendapat kita tentang prilakunya yang menjahati kita, sehingga kita merasa sedih. Kalau kita mau diperhatikan Tuhan, perhatikanlah Beliau waktu kita berbahagia.

Setiap orang yang pernah merasa sedih sekali, lalu kemudian selamat; rata2 ia lupa telah diselamatkan. Berarti kalau kita diminta berlaku baik, berlakulah baik juga kepada Tuhan. Semakin baik perhatian kita kepada Tuhan, semakin baik pula perhatian Beliau kepada kita.Kalau kita diperhatikan Tuhan, Tuhan memerintahkan orang untuk memperhatikan kita.

Orang yang sudah meninggal itu menginginkan kita hidup terus dengan baik. Sehingga setelah kita bersedih menangis sebentar, hiduplah untuk harapan baik dia. Karena dia tidak mati, yang mati hanya badannya, jiwa-nya ada dan menyaksikan kita dengan tetap berharap kita meneruskan kehidupan dengan baik. So.. hiduplah dengan baik dalam ingatan kebaikan dia.

Semua penipu kedengarannya bicaranya enak, orang2 baik belum tentu bicaranya enak didengar. Kalau kita hanya mendengar enaknya, kita sering terjebak dalam hubungan2 yang salah.

Itu sebabnya kita sebagai yang berpendidikan, jangan selalu nilai orang yang bicaranya jelek; dengarkan niat dari kata2nya. Kalau orang itu bicaranya enak, tetapi niatnya melakukan sesuatu yang tidak masuk akal; maka orang itu penipu.

Hal lain yang perlu diperhatikan wanita adalah rasa hormatnya pada dirinya. Kalau wanita menjaga rasa hormatnya pada dirinya, maka dia akan tetap dimuliakan pria.

Banyak suami menjadi tidak merasa penting, karena istrinya melihat saja tidak kalau ia pulang.

Kalau kita ingin untuk diperhatikan, berikanlah orang itu kekuatan untuk memperhatikan kita; yaitu perhatian. Orang yang diperhatikan tumbuh perhatiannya kepada kita. Kalau ia tidak tumbuh, kagetkan dengan kelebihan perhatian kita kepada dia.

Kalau kita ingin diperhatikan, lebihkanlah perhatian kita. Karena sebagian orang yang rindu untuk diperhatikan adalah orang yang kurang memperhatikan orang lain. Orang2 ini rata2 adalah type orang yang mengasihani diri sendiri.

Jadi anjurannya ... lebihkanlah perhatian anda kepada orang; semakin anda ingin diperhatikan, lebihkanlah perhatian anda kepada orang. Jadikan orang pusat perhatian anda. Jadikan orang, alasan anda untuk bergembira. Jadikan kegembiraan anda itu, karena anda ada bersama mereka. Lalu perhatikan apa yang terjadi.